Kenang Faisal Basri, Sri Mulyani: Faisal ingin Indonesia Maju dan Bebas Korupsi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan kabar duka meninggalnya ekonom senior Faisal Basri. Ia pun mengenang sosok almarhum ekonom senior tersebut sebagai sosok yang menginginkan Indonesia maju dan bebas dari korupsi.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Subuh tadi saya mendapat berita duka cita. Sahabat dan kawan lama saya sejak di FEUI (sekarang FEB-UI) Bang Faisal Basri telah berpulang dipanggil kembali oleh Sang Pencipta. Duka cita saya yang mendalam,” tulis Sri Mulyani di Instagram pribadi @smindrawati, Kamis (5/9/2024).
Sri Mulyani menuliskan pertama kali mengenal Faisal, sapaannya, pada awal 1980 an. Faisal dikenal sebagai asisten dosen mata kuliah Perekonomian Internasional.
Baca Juga
Berduka atas Meninggalnya Faisal Basri, Mentan: Kritik Tajam Beliau buat Jaga Kementan
“Kemudian kami bersama menjadi peneliti di LPEM-FEUI,” kata dia.
Sepulang dari sekolah di Amerika Serikat, Sri Mulyani mengatakan bersama Faisal memimpin LPEM-FEUI. “Bang Faisal sebagai Kepala LPEM dan saya sebagai Wakil Kepala Bidang Diklat (1993-95). Saya kemudian menggantikan Bang Faisal sebagai Kepala LPEM, dan Bang Faisal berkarier di luar Kampus dengan mendirikan INDEF,” kata dia.
Di Era Presiden Gus Dur, awal tahun 2000an, kata Sri Mulyani, Faisal dan dirinya ditunjuk untuk menjadi staf Widjojo Nitisastro dan Ali Wardhana. “Keduanya diminta Presiden Gus Dur sebagai Penasihat Ekonomi Presiden, terutama dalam proses negosiasi Paris Club dan IMF Program,” ujar dia.
Bendahara Negara mengatakan Faisal selalu sangat passionate dalam bekerja dan berbicara dengan hati. Ini karena kecintaannya yang luar biasa kepada Indonesia.
Baca Juga
Mengenang Sosok Sederhana Faisal Basri, Aktivis Ekonomi dan Politik
“Bang Faisal ingin Indonesia maju dan bebas korupsi, dan selalu tergerak berjuang bila melihat ketidakadilan. Pemikiran, peran dan posisi Bang Faisal tidak pernah berubah, konsisten, jujur, tegas dan bekerja sepenuh hati,” kata dia.
“Saya selalu menghargai pandangan dan kritikan Bang Faisal, karena saya tahu Bang Faisal selalu punya niat yang baik tulus dan jujur untuk memperbaiki Indonesia,” ujar dia.
Sri Mulyani mengatakan meninggalnya Faisal Bari merupakan kehilangan bagi Indonesia. “Selamat jalan Bang Faisal. Semoga jalanmu kembali kepada Allah SWT Sang Pencipta yang Penuh Kasih dan Sayang dimudahkan dipenuhi rahmat dan hidayah dan diridhoi-Nya,” ucap dia.

