Pramono Anung vs Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Siapa Cagub Paling Tajir?
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta telah menerima pendaftaran dua pasangan bakal calon yang akan berlaga di Pilkada Jakarta 2024. Kedua pasangan calon itu, yakni Pramono Anung dan Rano Karno serta Ridwan Kamil dan Suswono.
Pramono Anung dan Rano Karno diusung oleh partai mereka, yakni PDIP. Sedangkan Ridwan Kamil dan Suswono diusung 13 partai politik, yakni PKB, Gerindra, Golkar, Nasdem, Gelora, PKS, Garuda, PAN, PBB, Demokrat, PSI, Perindo dan PPP.
Baca Juga
Anies Baswedan Terdepak dari Gelanggang Pilkada Jakarta 2024
Dari sisi dukungan partai politik, Pramono Anung dan Rano Karno jelas kalah dari Ridwan Kamil dan Suswono. Namun, pertarungan di pilkada tidak hanya ditentukan oleh dukungan partai. Terdapat faktor lain yang dapat mengantarkan pasangan calon meraih kemenangan. Beberapa di antaranya, program yang ditawarkan, kedekatan dengan pemilih, dan logistik.
Untuk itu, menarik menilik harta kekayaan Pramono Anung dan Ridwan Kamil yang bakal bertarung di Pilkada Jakarta. Siapa cagub paling kaya di antara keduanya?
Harta Ridwan Kamil
Ridwan Kamil terakhir kali menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 29 Februari 2024 untuk pelaporan akhir masa jabatan.
Dalam LHKPN itu, Ridwan Kamil mengeklaim memiliki harta dengan total 22,7 miliar. Harta Ridwan Kamil terdiri dari 21 bidang tanah dan bangunan. Sebanyak 18 bidang tanah dan bangunan Ridwan Kamil berada di Kabupaten atau Kota Bandung. Selain itu, terdapat sebidang tanah di Kabupaten Bandung Barat, sebidang tanah di Gianyar, Bali, serta sebidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan.
Nilai masing-masing tanah dan bangunan Ridwan Kamil bervariasi. Terdapat tanah seluas 1.100 meter persegi di Kabupaten atau Kota Bandung dengan nilai Rp 15,4 juta. Di sisi lain, terdapat dua bidang tanah seluas 104 meter persegi masing-masing senilai Rp 351 juta.
Selain puluhan tanah dan bangunan, Ridwan Kamil mengaku memiliki tujuh unit kendaraan dengan nilai total Rp 771,9 juta. Kendaraan Ridwan Kamil terdiri dari satu unit mobil Hyundai Santa Fe senilai Rp 319 juta dan mobil Wuling CVT senilai Rp 282 juta. Ridwan Kamil juga memiliki motor Honda Beat senilai Rp 8,2 juta, Royal Enfield Classic 500 senilai Rp 78 juta, Kawasaki W175 senilai Rp 21,5 juta, dan Vespa matic senilai Rp 41,7 juta.
Baca Juga
Kemudian, Ridwan Kamil memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 467,1 juta dan surat berharga senilai Rp 880 juta. Mantan Wali Kota Bandung ini memiliki kas dan setara kas senilai Rp 5,9 miliar dan harta lainnya sebesar Rp 157 juta. Dalam LHKPN itu, Ridwan Kamil memiliki utang sebesar Rp 3,3 miliar. Dengan demikian, total harta Ridwan Kamil sebesar Rp 22.757.418.26.
Harta Pramono Anung
Sementara itu, rival Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024, yakni Pramono Anung terakhir kali menyerahkan LHKPN kepada KPK pada 18 Maret 2024 untuk pelaporan periodik 2023. Dalam LHKPN tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) itu mengaku memiliki harta Rp 104,2 miliar.
Harta Pramono Anung terdiri dari sembilan bidang tanah dan bangunan dengan nilai total 35,4 miliar. Tanah dan bangunan Pramono Anung tersebar di berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta Selatan, Kediri, Buleleng, Sleman, dan Bekasi dengan nilai yang bervariasi. Terdapat tanah seluas 21.400 meter persegi atau 2,1 hektare di Kabuparen Buleleng dengan nilai Rp 3 miliar. Di sisi lain, terdapat tanah dan bangunan seluas 300 meter di Kabupaten atau Kota Bogor dengan nilai Rp 1 miliar.
Untuk kendaraan, Pramono Anung mengaku memiliki Mitsubishi Outlander senilai Rp 85 juta dan Toyota Alphard senilai Rp 1,1 miliar. Selanjutnya, Pramono Anung memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 19,1 miliar. Mantan Sekjen PDIP itu juga memili surat berharga senilai Rp 37,2 miliar serta kas dan setara kas senilai Rp 11 miliar. Dalam LHKPN itu, Pramono Anung mengaku tak memiliki utang.
Selain Ridwan Kamil dan Pramono Anung, terdapat satu bakal cagub lainnya yang bakal berlaga di Pilkada Jakarta 2024. Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun mendaftar ke KPU DKI, Kamis (29/8/2024) malam. Dharma dan cawagub pendamingnya Kun Wardana maju dari jalur perseorangan atau independen. Berdasarkan LHKPN terakhir yang disampaikan ke KPK pada 30 Maret 2021 untuk laporan periodik 2020, Dharma Pongrekun mengaku memiliki harta Rp 9,3 miliar.

