Menhub Budi Pastikan BIAS 2024 Tidak Akan Ganggu Operasional I Gusti Ngurah Rai
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, pihaknya bersama stakeholders lainnya memastikan pameran Bali International Airshow 2024 atau BIAS 2024 tidak akan mengganggu operasional bandara internasional I Gusti Ngurah Rai.
“Kami telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan memastikan bahwa layanan transportasi udara dari dan menuju Bali dapat tetap berlangsung aman dan lancar selama event berlangsung,” kata Budi Karya saat Konferensi Pers Bali International Airshow 2024 di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Senin (19/8/2024).
Sementara itu, dia juga menjelaskan sederet upaya telah dilakukan oleh Kemenhub dalam rangka mendukung penyelenggaraan BIAS 2024.
“Kemenhub telah mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 4 DJPU Tahun 2024 tentang Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan Bali Airshow 2024 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, serta telah menyusun Operational Guidance terkait Pengaturan Ruang Udara Selama Bali Airshow 2024 oleh Airnav, bersama PT Inaro selaku pihak penyelenggara,” jelas Budi Karya.
Sedangkan dari sisi pelayanan lalu lintas penerbangan di wilayah Bali, Perum LPPNPI/Airnav Cabang Denpasar, telah mengeluarkan dua Notice-to-Airmen (NOTAM) terkait Bali Airshow 2024.
Pertama adalah NOTAM A2448/24 NOTAMN perihal Reservasi Ruang Udara untuk kegiatan Airshow pada area yang telah ditentukan, serta kedua adalah NOTAM A2447/24 NOTAMN perihal pesawat diperkirakan delay karena kegiatan airshow.
Sebagai informasi, BIAS 2024 akan berlangsung mulai dari 18 hingga 21 September 2024 di General Aviation Terminal, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pameran ini diperkirakan akan dihadiri oleh 6.000 tamu dari 100 stakeholders sektor aviasi di 35 negara.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, berbagai perusahaan terkemuka akan berpartisipasi dalam ajang ini di antaranya Airbus, Bell Helicopters, Boeing, Brahmos, Dassault Aviation, Embraer, Garuda Indonesia, Leonardo, Lion Air, MBDA, PT Dirgantara Indonesia (DI), Textron Aviation, dan Thales.
Ia melanjutkan, pengunjung dapat melihat pesawat-pesawat dengan teknologi terbaru seperti jajaran pesawat F16 Fighting Falcon, Sukhoi SU27, C130J Super Hercules, CASA C212, EC275 dan Embraer EMB314 Super Tucano.
“Kehadiran dua buah pesawat tempur generasi 5 F-35A Lightning II milik Angkatan Udara Australia dan pesawat angkut Airbus A400M Angkatan Udara Jerman melengkapi armada yang hadir pada Bali Airshow 2024. Hal ini membuktikan kolaborasi yang kuat antara Indonesia dengan berbagai negara mitra,” tutup Luhut.

