Bos Kadin Dukung “Reshuffle” Kabinet, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyambut baik perombakan atau reshuffle sejumlah jajaran menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Formasi kabinet baru dapat mendukung transisi pemerintahan pada Oktober mendatang.
"Reshuffle diperlukan untuk mempersiapkan dan mendukung transisi pemerintahan agar berjalan dengan baik, lancer, dan efektif," ucap Arsjad dalam keterangan tertulis, Senin (19/8/2024).
Baca Juga
Ekonom CSIS: “Reshuffle” Kabinet Tidak Terlalu Urgen bagi Perekonomian Nasional
Menurut Arsjad, sebagai organisasi wadah perwakilan dunia usaha, Kadin Indonesia siap berkolaborasi serta mendukung para menteri dan pimpinan lembaga dalam menjalankan tugas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dunia usaha mendukung stabilitas transisi pemerintahan terpilih agar menjaga iklim usaha yang kondusif sehingga memberikan kepastian bagi para pelaku usaha dan investor untuk menjalankan roda perekonomian nasional," papar dia.
Arsjad meyakini melalui sinergi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, Indonesia akan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dan visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga
Jokowi Reshuffle Kabinet Hari Ini, 3 Menteri dan 2 Kepala Badan Dilantik
Presiden Jokowi telah melantik Supratman Andi Atgas dilantik sebagai Menteri Menteri Hukum dan HAM, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM, dan Rosan Roeslani sebagai Menteri Investasi/BKPM.
Jokowi juga melantik Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Angga Raka serta Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar.

