35% Gen Z Tertarik Pindah ke IKN saat Tahap Ketiga Pembangunan
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 35% masyarakat yang lahir pada periode 1997-2012 atau generasi Z (Gen Z) mengaku tertarik pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, para Gen Z ini akan pindah ke IKN saat pembangunan memasuki tahap ketiga.
Hal itu terungkap dari riset yang dilakukan Byond.
“Nah, ketika kita tanya kepada generasi muda itu, generasi Z, kapan teman-teman mau pindah ke IKN? Di sini mayoritas mengatakan generasi Z ingin pindah pada tahapan yang ketiga yaitu tahun 2030 atau 2034,” kata CEO dan co-founder Byond Zagy Yakana Berian saat diskusi bertajuk "Indonesian Gen Z’s Vision towards Sustainable Development of IKN", yang digelar virtual, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga
Menurut Zagy, jika diperdalam, periode tahap pembangunan ketiga pembangunan IKN berada pada periode 2030-2034. Artinya, saat itu terjadi, rata-rata Gen Z sudah berusia 27 hingga 37 tahun.
“Artinya mereka sudah memiliki keluarga kecilnya dan juga mereka sudah berada di jenjang medium kariernya,” ujar dia.
Pada tahap ini, kata Zagy, para Gen Z yang berkeluarga butuh fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun di IKN. Alasan inilah yang mendasari generasi Z cenderung ingin pindah pada tahapan ke tahap ketiga.
“Di sini juga mereka tertarik untuk bisa pindah ke IKN itu karena 30% generasi Z itu menginginkan kota-kota yang memang sudah cerdas. Namun, kita lihat di tahapan keempat itu juga 24% dan juga di tahapan kelima di 20%” kata dia.
Sementara itu, terdapat Gen Z yang sudah siap pindah ke IKN pada tahap pertama (2022-2024) dan tahap kedua (2025-2029). Mereka pindah ke IKN karena sudah ketetapan dari negara.
“Dan juga teman-teman yang memang sudah sangat optimis melihat IKN itu sebagai peluang bisnis dan karier untuk mereka,” kata dia.
Pembangunan IKN dipetakan menjadi lima tahap. Tahap pertama yaitu tahun 2022-2024 merupakan pemindahan awal. Pada tahap ini infrastruktur dasar utama telah terbangun dan beroperasi serta menginisiasi sektor-sektor ekonomi prioritas.
Tahap kedua, pada 2025-2029, merupakan tahap pembangunan area inti IKN. Di tahap ini, fasilitas transportasi umum baik primer dan sekunder sudah dapat digunakan dan pembangunan lanjutan serta pemeliharaan infrastruktur dasar.
Tahap ketiga yaitu 2030-2034 melanjutkan pembangunan IKN yang lebih progresif. Pembangunan utilitas terintegrasi, kawasan industri, penguatan kota cerdas dan investasi.
Baca Juga
Kapan Ibu kota Negara Pindah ke IKN? Begini Kata Menko Polhukam
Tahap keempat, pada 2035-2039, pembangunan seluruh infrastruktur dan ekosistem tiga kota untuk percepatan pembangunan Pulau Kalimantan. Di tahap ini, perkembangan pesat bidang pendidikan dan kesehatan serta penguatan ketahanan sosial-budaya serta diversifikasi klaster.
Tahap kelima, pada 2040-2045, mengokohkan reputasi sebagai kota dunia. Pembangunan IKN menyasar angkutan umum massal berbasis jalan dari kereta api di, pemantapan infrastruktur digital, mencapai net zero emission, dan pembangunan berkelanjutan.

