Bakal Jadi Akses ke IKN, Pembangunan Duplikasi Jembatan Pulau Balang Capai 95,4%
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan proyek duplikasi Jembatan Bentang Pendek Pulau Balang senilai Rp 498 miliar yang saat ini progres fisiknya mencapai 95,4%.
Melansir dari unggahan Instagram @pupr_binamarga, Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang memiliki panjang sekitar 514 meter dengan tipe melengkung atau arch bridge dengan beton bertulang yang terdiri dari 4 pilar zona laut dan 4 pilar zona darat.
''Konstruksi jembatan mulai dibangun pada Januari 2023 dan saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai 95,369%,'' tulis akun tersebut, diakses Kamis (8/8/2024).
Sebagai gambaran, Kementerian PUPR tengah membangun duplikasi Jembatan Pulau Balang yang berada sekitar 500 meter dari Jembatan Pulau Balang bentang panjang.
Jembatan duplikasi yang dibangun sejak Januari tahun lalu ini dibiayai dengan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun jamak 2023-2024 senilai Rp 498 miliar.
Selain menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara, jembatan duplikasi ini juga berfungsi sebagai jalur utama angkutan logistik, membantu mengurangi volume lalu lintas yang tinggi serta salah satu akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasarkan catatan investortrust.id, Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono membeberkan kesiapan sarana dan prasarana di IKN untuk pelaksanaan Upacara HUT Ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang.
Untuk konektivitas, Basuki mengatakan, IKN dapat diakses melalui dua jalan dari Balikpapan. Pertama, melalui Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan keluar Exit Tol KM 11. Dari pintu keluar tersebut, perjalanan dilanjutkan melalui jalan nasional hingga Jembatan Pulau Balang yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Simpang Riko.
Panjang jalan akses pertama ini sekitar 88 km dengan ditempuh sekitar 90 menit. Kemudian, akses kedua tetap melalui Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, tetapi keluar di KM 38. Perjalanan dilanjutkan melalui Jalan Nasional Samboja dengan waktu tempuh sekitar 150 menit.
"Itu akses menuju ke IKN," kata Basuki dalam konferensi pers di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (1/8/2024) lalu.

