BRI Sabet Penghargaan Bank Terbaik KBMI IV dan Special Award ESG dari Investortrust.id
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mendapat penghargaan Bank Terbaik kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) IV di atas Rp 70 triliun dan special award khusus pengungkapan ESG kategori bank umum.
Penghargaan yang diterima BRI menggunakan dasar laporan keuangan tahun 2023. Pada seleksi awal, tim juri menetapkan tujuh syarat di antaranya, laporan keuangan yang tidak dalam posisi disclaimer, CAR minimal 8%, laba operasional 2023 dalam kondisi positif, laba bersih 2023 positif, aset tahun 2023 minimal Rp 1 triliun, tidak terkena sanksi otoritas, dan tidak dalam proses akuisisi.
“Jadi kita ada 106 bank. 66 bank KBMI I, 20 bank KBMI II, 15 bank KBMI III, dan 5 bank KBMI IV,” kata CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera, dalam kesempatan kata pembuka di ajang The Best Bank 2024 bertema “Balancing Bank Performance & Sustainability Readiness Toward 2030”, yang digelar di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga
Dari proses seleksi awal ini, kata Primus, terdapat 76 bank yang lolos seleksi awal. Terdapat 49 bank KBMI I, 14 bank KBMI II, 12 bank KBMI III, dan 4 bank KBMI IV.
Penghargaan yang didapat BRI tak lepas dari kinerja bank pelat merah itu selama 2023. Sepanjang tahun lalu, bank bersandi emiten BBRI itu meraih laba bersih konsolidasi sebesar Rp 60,43 triliun. Capaian laba ini naik 17,55% dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 51,41 triliun.
Peningkatan laba BRI karena peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 8,5%. Pendapatan ini naik Rp 135,18 triliun per akhir Desember 2023, padahal periode sebelumnya yaitu Rp 124,6 triliun pada 2022.
Sementara itu, catatan hijau BRI terus berlanjut pada kuartal-I 2024. BRI mencatat kenaikan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 15,98 triliun atau tumbuh 2,69% secara tahunan.
Baca Juga
Pendapatan BRI selama tiga bulan pertama 2024 ini tak terlepas dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp 35,95 triliun, naik 9,68% secara tahunan, yang sebesar Rp 32,78 triliun.
Penyaluran kredit BRI tercatat Rp 1.308,65 triliun pada kuartal-I 2024 atau tumbuh 10,89% per periode Maret 2024. Kredit untuk UMKM tercatat sebesar Rp 1.089,41 atau menyumbang komposisi sebesar 83,28%. BRI juga mencatat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross sebesar 3,27% dan NPL net dengan besaran 1%.
Selain catatan laporan keuangan yang menawan per kuartal-I 2024, BRI juga sempat mendapat predikat Leadership AAA (kategori tertinggi) di ajang ESG Transparency and Disclosure Awards 2023. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Bumi Global Karbon (BGK) Foundation bekerja sama dengan investortrust.id, pada 29 November 2023.
Penilaian dilakukan BGK Foundation menggunakan metodologi 33 faktor ESG berdasarkan faktor ESG pasar modal terkemuka, studi peraturan, perjanjian internasional, serta standar dan pedoman pelaporan yang juga telah melalui proses assurance oleh pihak ketiga independen.
Sementara evaluasi terhadap pengungkapan ESG dilakukan untuk mengukur sejauh mana transparansi ESG telah dicapai perusahaan dan langkah apa yang dapat dipraktikkan untuk meningkatkan pencapaian pengungkapan ESG.

