Libur Waisak, Hotel dan Penginapan di Candi Borobudur Ludes Terjual
JAKARTA, investortrust.id - Hotel dan penginapan yang berada di sekitar Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah ludes terjual jelang Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE yang jatuh pada Kamis (23/5/2024).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut hotel dan penginapan yang berada tidak jauh dari Candi Borobudur sudah habis dipesan oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Tak terkecuali rumah-rumah warga setempat yang disewakan kepada wisatawan atau homestay.
“(Hotel dan penginapan) di lingkar satu sampai dengan Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Borobudur atau desa wisata sudah habis terpesan,” katanya usai menghadiri Pelepasan Bhikkhu Thudong lWaisak 2568 BE di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (14/5/2024).
Sebagai alternatif, menurut Sandi hotel atau penginapan yang berada di wilayah Yogyakarta bisa dijadikan pilihan. Kemenparekraf memprediksi jumlah wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur pada perayaan Waisak tahun ini mencapai 300.000 wisatawan.
Baca Juga
Dongkrak Kunjungan ke Candi Borobudur, Penerbangan Langsung dari Thailand ke YIA Bakal Disiapkan
“Beberapa hotel dan penginapan di daerah sekitar Magelang seperti Yogyakarta, khususnya di Sleman dan Kulon Progo itu masih tersedia kamar,” ungkapnya.
Terkait dengan perayaan Waisak 2568 BE yang diikuti dengan libur panjang akhir pekan, Sandi menyebut peningkatan transaksi sektor pariwisata di Jawa Tengah dan Yogyakarta bisa mencapai 20%. Peningkatan tersebut sejalan dengan tingginya animo dari wisatawan mancanegara untuk mengikuti rangkaian perayaan Waisak 2568 BE di Candi Borobudur.
“Target spending (belanja) US$1.500-US$2.000 per wisatawan. Ini harus betul-betul kita hitung untuk jadi acuan penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Promosi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono menyebut hotel dan penginapan di Yogyakarta, Semarang, dan Solo kemungkinan akan terisi penuh jelang puncak perayaan Waisak pada Kamis (23/5/2024).
Sebagai catatan, InJourney mengelola Candi Borobudur melalui PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Holding BUMN aviasi dan pariwisata itu juga mengelola Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta melalui PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality).
Baca Juga
Libur Waisak, Candi Borobudur Diprediksi Dikunjungi 50.000 Wisatawan
“Occupancy rate (tingkat keterisian) saat ini sudah penuh untuk hotel dan penginapan di sekitar Candi Borobudur. Ke depannya pasti akan melebar ke Yogyakarta, Solo, dan Semarang karena adanya konektivitas yang lebih baik,” katanya.
Saat ini, mayoritas wisatawan yang akan menghabiskan waktunya di Candi Borobudur saat perayaan Waisak 2568 BE merupakan wisatawan domestik. Namun, tidak menutup kemungkinan wisatawan mancanegara akan menyusul, khususnya yang berasal dari negara-negara dengan jumlah umat Buddha cukup besar.
“Tapi sudah ada banyak sekali interest dari internasional. Kami mendapatkan interest dari Thailand, Vietnam, China, dan Korea. Jadi harapannya untuk ke depannya ini bisa menjadi katalis membawa wisatawan internasional masuk ke Indonesia," tambahnya.

