Indikator Ungkap 90,4% Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2024
JAKARTA, investortrust.id – Lembaga survei, Indikator Politik Indonesia memaparkan tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2024. Berdasarkan survei yang dilakukannya, Indikator Politik mencatat, sebanyak 73,9% masyarakat puas dengan penyelenggaraan mudik lebaran tahun ini. Bahkan, sebanyak 90,4% responden yang menjadi pemudik mengaku puas dengan penyelenggaran mudik.
“Kita temukan, 73,9% dari seluruh responden merasa puas. Bagi kategori yang melaksanakan mudik, kepuasannya lebih tinggi yaitu 90,4%,” kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo dalam rilis hasil survei yang digelar secara daring, Selasa (14/5/2024).
Baca Juga
Jokowi Perintahkan Penambahan Rest Area untuk Fasilitasi Mudik
Indikator melakukan survei melalui wawancara telepon dengan total nomor yang dihubungi sebanyak 15.800 orang dan responden yang berhasil di wawancara sebanyak 1.217 orang.
Beberapa waktu lalu, Kementerian Perhubungan juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat selama penyelenggaraan mudik lebaran 2024. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, tingkat kepuasan mudik secara keseluruhan sebesar 89% dan tingkat kepuasan mudik gratis sebesar 91%.
Berdasarkan data Indikator, tingkat kepuasan masyarakat terhadap fasilitas dan layanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2024 terdiri dari empat poin, yakni kondisi jalan, angkutan umum, pengaturan lalu lintas, dan ketersediaan bahan bakar.
“Warga paling banyak merasa puas dengan kondisi pengaturan lalu lintas (78,9%), kemudian ketersediaan bahan bakar (75,4%), angkutan umum (74,2%), dan kondisi jalan (70,3%),” papar peneliti Indikator, Bawono Kumoro.
Indikator juga mencatat tren kepuasan terhadap fasilitas dan layanan selama arus mudik dan balik lebaran 2024. Survei yang dilakukan lembaga ini menunjukkan, adanya peningkatan signifikan pada tingkat kepuasan kondisi jalan sebanyak 83,6% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode lebaran sebelumnya yakni 65,3%.
“Mungkin ini (kepuasan terhadap kondisi jalan) dipengaruhi oleh semakin banyaknya ruas tol baru yang dibuka atau dibangun oleh pemerintah dan itu tentu saja bisa menyebabkan kelancaran arus mudik dan balik lebaran,” tegas Bawono.
Pada aspek lain, lanjut Bawono, seperti ketersediaan bahan bakar meningkat 86,2% (YoY) dari periode sebelumnya sekitar 75,9%, pengaturan lalu lintas meningkat 89,0% (YoY) dari tahun lalu 83,7%.
Baca Juga
Menhub: Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2024 Capai 89%
Bawono pun menggarisbawahi, aspek angkutan umum terhadap fasilitas dan layanan selama arus mudik dan balik lebaran 2024 cenderung stagnan di angka 80,8% (YoY) dari periode sebelumnya, yaitu 79,5%.
“Dalam hal ini yang krusial adalah antrean penyeberangan. Ini menjadi evaluasi dari publik terhadap fasilitas dan layanan terhadap angkutan umum,” tutur dia.
Hendro turut mengingatkan kepada stakeholders atau penyelenggara untuk mempersiapkan sarana maupun prasarana mudik selanjutnya yakni lebaran Iduladha 1445 H.
“Ini (penyelenggaraan mudik Hari Raya Idulfitri) kan sudah positif, sudah bagus. Perlu diingat sebentar lagi akan ada lebaran Iduladha. Meskipun skalanya lebih kecil, tetapi kalau itu tidak diselenggarakan dengan baik itu juga akan menjadi catatan tersendiri, bisa mempengaruhi kepuasan yang saat ini sudah baik,” tegas Hendro.

