Bareskrim Gerebek Vila di Canggu Bali yang Disulap WNA Jadi Pabrik Narkoba
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah vila di Canggu, Badung, Bali yang disulap tiga warga negara asing (WNA) menjadi pabrik narkoba jenis ganja dan ekstasi. Terdapat tiga WNA yang dibekuk dalam penggerebekan tersebut.
Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa di Jakarta membenarkan penangkapan dan penggerebekan tersebut.
“Iya benar,” kata Mukti dikutip dari Antara, Minggu (5/5/2024).
Baca Juga
Cara KKP dan BNN Cegah Peredaran Narkoba di Pulau Kecil Perbatasan
Namun, Mukti belum memerinci asal negara ketiga WNA tersebut, termasuk waktu penangkapan dan penggerebekan. Hal tersebut masih dalam pengembangan penyidikan.
“Nanti kalau sudah lengkapnya tunggu rilis,” katanya.
Dari foto yang beredar di kalangan jurnalis, Mukti hadir langsung di lokasi penggerebekan.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan penggerebekan vila yang disulap menjadi pabrik narkoba ini. Dikatakan penggerebekan dilakukan oleh penyidik dari Bareskrim Polri.
Namun, demikian Jansen tidak menjelaskan secara detail peristiwa penggerebekan tersebut karena masih menunggu pemeriksaan lanjutan terhadap terduga pelaku dan juga barang bukti yang diamankan.
"Masih berproses dan sementara dikembangkan dan didalami. Nanti kalau sudah siap, kami infokan," kata Jansen.
Dia mengatakan setelah dikonfirmasi kepada Direktur Narkoba Polda Bali dan Polres Badung, penyidik masih menguji barang bukti yang diamankan untuk memastikan barang-barang yang disita tersebut mengandung narkotika.
Baca Juga
Polri Yakin Gembong Narkoba Fredy Pratama Ada di Hutan Thailand
Informasi yang dihimpun ada warga negara asing atau WNA yang diamankan bersama barang bukti narkoba dalam penggerebekan tersebut.
Jansen menyatakan, bakal memberikan informasi lengkap setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti sudah dikeluarkan. Begitu pula dengan identitas dari terduga pelaku.
"Masih didalami termasuk barang bukti, kita sedang lakukan pemeriksaan di laboratorium biar enggak salah. Yang diamankan pokoknya masih dalam penyelidikan," kata mantan Kapolresta Denpasar itu.

