BNPB Buka Dashboard Penanganan Karhutla, Publik Bisa Pantau lewat Link Ini
JAKARTA, Investortrust.id — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuka akses publik terhadap dashboard informasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2026. Melalui platform digital ini, masyarakat dapat memantau perkembangan penanganan karhutla, mulai dari sebaran titik panas hingga luas lahan terbakar dan pengerahan personel di lapangan.
Dashboard tersebut dapat diakses melalui situs resmi BNPB di Dashboard Informasi Penanganan Karhutla. Data yang disajikan memungkinkan masyarakat mengikuti perkembangan penanganan karhutla dengan pembaruan secara berkala.
Berdasarkan informasi per 12 Oktober 2026, sebanyak 53.848 personel gabungan dikerahkan untuk menangani karhutla di sejumlah daerah. Puluhan ribu personel tersebut tersebar di enam provinsi yang menjadi daerah prioritas karhutla.
Baca Juga
Menlu RI Jelaskan Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan kepada Malaysia, Kerahkan 60.000 Personel
Platform ini menyediakan sejumlah informasi utama, antara lain peta sebaran titik panas melalui sistem pemantauan karhutla Indonesia (Sinpongi), luas lahan terbakar berdasarkan patroli udara dan pemeriksaan lapangan, serta komposisi personel gabungan lintas instansi.
Masyarakat juga dapat melihat informasi mengenai kualitas udara, termasuk konsentrasi PM2.5 dan jarak pandang di bandara terdekat. Fitur filter provinsi memungkinkan pengguna menelusuri informasi penanganan karhutla berdasarkan wilayah.
Pantau Titik Panas hingga Operasi Pemadaman
Berdasarkan tampilan dashboard dengan pembaruan per 11 Oktober 2026, tercatat sekitar 6.900 titik panas di enam provinsi prioritas. Pada periode 24 jam terakhir, luas lahan terbakar tercatat mencapai 568,63 hektare.
Sementara itu, luas area yang telah ditangani melalui operasi darat dan udara mencapai 451,39 hektare. Selanjutnya, luas area yang masih perlu pemadaman tercatat 117,24 hektare.
Dari sisi dukungan operasional, dashboard juga menampilkan 49 unit sarana udara. Pada hari yang sama, tercatat empat sorti patroli, sembilan sorti operasi water bombing, dan tujuh sorti operasi OMC atau modifikasi cuaca.
Volume air yang digunakan untuk operasi water bombing tercatat mencapai 752.000 liter, sedangkan bahan semai untuk operasi modifikasi cuaca mencapai 6.800 kilogram. Angka-angka tersebut merupakan data pada tampilan dashboard per 11 Oktober 2026 dan dapat berubah mengikuti pembaruan informasi di lapangan.
Dorong Transparansi Penanganan Karhutla
Ketersediaan dashboard memberikan akses kepada masyarakat untuk mengikuti perkembangan penanganan karhutla melalui satu platform. Informasi mengenai titik panas, luas kebakaran, personel, dan dukungan operasi dapat menjadi rujukan untuk memahami kondisi penanganan di berbagai wilayah.
Data tersebut bersumber dari Tim Penanganan Karhutla BNPB, dengan pengembangan dashboard oleh Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkomben) BNPB. Peta sebaran titik panas yang ditampilkan merujuk pada data Sipongi Kementerian Kehutanan.
Baca Juga
1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Citilink Paling Banyak
Masyarakat dapat menggunakan fitur penyegaran data untuk melihat informasi terbaru serta mengunduh data yang tersedia. Dengan akses tersebut, publik dapat mengikuti perkembangan penanganan karhutla tanpa hanya bergantung pada laporan berkala.
Pemantauan melalui dashboard tetap perlu dibaca berdasarkan waktu pembaruan dan cakupan wilayahnya, mengingat kondisi titik panas, luas kebakaran, kualitas udara, serta operasi pemadaman dapat berubah dari waktu ke waktu.
