Pemerintah Targetkan Sertifikasi Gratis 11 Juta Tanah MBR hingga 2029
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pendaftaran dan sertifikasi gratis untuk sekitar 11 juta bidang tanah milik Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini bakal dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2029.
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengungkapkan alokasi target sertifikasi tanah MBR diplot secara bertahap dalam lima tahun ke depan. Untuk tahap awal pada periode 2026–2027, pemerintah mematok target tiga juta bidang tanah.
"Total estimasi bidang tanah MBR yang belum bersertifikat kurang lebih ada 11 juta bidang tanah dan akan dilakukan penyelesaian secara bertahap," ujar Dalu dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Rinciannya, Kementerian ATR/BPN menargetkan sertifikasi satu juta bidang tanah pada 2026, lalu naik menjadi dua juta bidang pada 2027, dan dilanjutkan lima juta bidang pada 2028. Sisanya diharapkan rampung seluruhnya pada 2029.
Guna mendukung capaian target tiga juta bidang tanah pada 2026–2027, pemerintah telah menyiapkan dukungan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp 672,9 miliar.
Baca Juga
Mendagri Ancam Pidana Pemda yang Masih Tarik BPHTB dan PBG untuk Rumah MBR
Dalu menjelaskan, program sertifikasi gratis ini menyasar tiga kelompok utama MBR, yakni penerima bantuan perumahan pemerintah, penerima skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta masyarakat yang membangun rumah secara swadaya.
Kriteria penerima manfaat menyesuaikan ketentuan batas penghasilan per wilayah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Guna meminimalkan risiko salah sasaran, Kementerian ATR/BPN mengintegrasikan verifikasi data bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah. Hingga saat ini, sebanyak 157.693 sertifikat hak atas tanah telah terkonfirmasi masuk dalam kategori MBR.
Langkah percepatan sertifikasi tanah MBR ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menyukseskan ekosistem Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
