Qodari Tanggapi Santai Isu Demo 27 Agustus
JAKARTA, investortrust.id — Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari, menanggapi santai rencana aksi unjuk rasa yang bakal digelar masyarakat pada Kamis (27/8/2026) besok. Menurutnya, aksi menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hal lazim dalam sebuah negara demokrasi.
"Kita negara demokrasi, ya. Jadi setiap warga negara berhak untuk menyampaikan pendapat, saran, dan masukan tentunya dalam koridor aturan yang berlaku," ujar Qodari saat ditemui di kantor Bakom, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga
Tepis Isu Demo Besar-Besaran, KSPI Jamin Iklim Ketenagakerjaan Kondusif hingga Oktober 2026
Ia juga menegaskan pemerintah tidak melihat rencana unjuk rasa tersebut sebagai agenda yang luar biasa. Menurutnya, dinamika penyampaian aspirasi seperti ini sudah berulang kali terjadi di Indonesia.
"Saya kira kalau bicara mengenai unjuk rasa, demo, dan yang lain-lain, itu sesuatu yang menjadi bagian dari negara demokrasi dan sudah sering terjadi. Jadi saya kira tidak ada sesuatu yang khusus atau spesial," tambahnya.
Meski demikian, Bakom mengimbau seluruh elemen masyarakat yang turun ke jalan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi menjaga ketertiban umum dan keamanan bersama selama aksi berlangsung.
Baca Juga
DPR Soroti Pembatalan Investasi di Pati, Minta Framing Negatif Dihentikan
Ajakan demo 27 Agustus 2026 sebelumnya disuarakan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Rencananya, AMPB akan memusatkan titik unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI dengan membawa tuntutan seperti pengesahan segera RUU Perampasan Aset hingga hukuman mati bagi koruptor.
