Bertemu Prabowo, Pimpinan MPR Sampaikan Konsep Pokok-Pokok Haluan Negara
JAKARTA, investortrust.id - Pimpinan MPR menyampaikan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, konsep PPHN pada tahun lalu masih berbentuk draf. Dikatakan, tim yang dibentuk MPR telah membahas konsep tersebut sejak tahun lalu.
Baca Juga
Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan dan Pokok-Pokok Haluan Negara
"Kami menyampaikan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara yang pada tahun lalu masih berupa draf dan dalam pembahasan oleh tim yang kami bentuk. Pada kesempatan kali ini, kami menyerahkan konsep tersebut kepada Presiden Republik Indonesia," kata Muzani dalamm keterangan pers seusai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Muzani mengatakan, dalam pertemuan hari ini, jajaran pimpinan MPR membahas dan berdiskusi dengan Prabowo mengenai Pokok-Pokok Haluan Negara. Dikatakan, Prabowo menyerahkan kewenangan kepada MPR untuk menentukan konsep tersebut sebagai pedoman pembangunan yang dapat berlaku lintas periode pemerintahan. Hal ini lantaran PPHN tidak dimaksudkan hanya untuk pemerintahan sesaat, tetapi menjadi arah bagi perjalanan pemerintahan yang melintasi berbagai periode.
"Oleh karena itu, Presiden menyerahkan kepada mekanisme MPR untuk menetapkan PPHN sebagai pedoman bagi kepresidenan-kepresidenan berikutnya," katanya.
Selain mengenai PPHN, Muzani mengatakan, pertemuan pimpinan MPR dan Prabowo yang digelar dalam suasan santai ini membahas sejumlah agenda kenegaraan yang penting. Salah satunya, terkait persiapan Sidang Tahunan MPR 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (14/8/2026). Muzani menyatakan, pimpinan MPR secara resmi mengundang Prabowo untuk hadir pada Sidang Tahunan MPR. MPR juga mengundang Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan terkait kinerja lembaga negara .
"Kedatangan kami pada hari ini adalah untuk mengundang kehadiran Presiden Republik Indonesia selaku Kepala Negara guna menyampaikan laporan tahunan atas kinerja lembaga-lembaga negara yang akan disampaikan oleh Presiden di hadapan Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat," kata Muzani.
Baca Juga
Ketua MPR Ungkap Pemerintah Iran Undang Prabowo untuk Berkunjung ke Teheran
Selain menghadiri Sidang Tahunan MPR, MPR juga mengundang Prabowo menghadiri peringatan Hari Konstitusi sekaligus HUT MPR. Kedua agenda tersebut rencananya akan disatukan dan digelar pada 29 Agustus 2026.
"Selain itu, kami juga mengundang Presiden untuk menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang jatuh pada tanggal 18 Agustus, sekaligus Hari Ulang Tahun MPR yang jatuh pada tanggal 29 Agustus. Dua peristiwa penting tersebut akan kami jadikan satu dan rencananya diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus," lanjutnya.
