Soal Survei SMRC, Mensesneg Tegaskan Kerja Pemerintah Bukan untuk Angka Survei
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan kerja-kerja yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bukan untuk mengejar hasil survei. Pras, sapaan Prasetyo Hadi menegaskan, kerja pemerintah berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Hal itu disampaikan Pras menanggapi hasil survei SMRC yang dilakukan pada Juli 2026 terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Dalam survei itu, masyarakat yang puas dengan kinerja Prabowo mencapai 51,1%.
"Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei ya, dan kita meyakini apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga, kami meyakini itu memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat," kata Pras kepada wartawan dalam perjalanan Batang-Jakarta menggunakan KA Nusantara Explorer, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga
Dialog Hangat Prabowo dengan Penerima Manfaat KPR Subsidi dari Aceh hingga Maluku
Pras menekankan, program-program pemerintah yang saat ini berjalan merupakan tindak lanjut dari janji-janji kampanye Presiden Prabowo saat Pilpres 2024. Program-program tersebut, katanya, merupakan upaya pemerintah untuk mencapai cita-cita bangsa, yakni masyarakat yang maju, sejahtera, dan mandiri.
"Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar," kata Pras.
Diberitakan, SMRC merilis hasil survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026. Dari survei itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 51,1%. Approval rating Presiden Prabowo tersebut turun sekitar 30% dari hasil survei November 2025, yakni 81,2%.
Baca Juga
Lanjut dari Jateng, Menteri PKP Undang Presiden Prabowo Hadiri Akad Massal 71.000 Rumah di Jatim
Suvei SMRC ini dilakukan terhadap 749 responden yang dipilih secara acak dari populasi warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara telepon sebesar 83,8% dan tatap muka sebesar 16,2% Margin of error survei sebesar plus minus 3,7%. Dengan demikian, perbedaan angka minimal 7,4% dianggap signifikan secara statistik.
