LRT Jabodebek Sulap Stasiun Jadi Ruang Publik, Gelar 'Music on Track' di Cawang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui LRT Jabodebek mulai mentransformasi stasiun menjadi ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan pengalaman pengguna (customerexperience) agar perjalanan menggunakan transportasi publik semakin menyenangkan tanpa mengurangi aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menyatakan, pengembangan transportasi publik saat ini tidak hanya diukur dari ketepatan waktu maupun keandalan operasional, tetapi juga dari kualitas pengalaman yang dirasakan pengguna selama berada di kawasan stasiun.
"Kami ingin mengubah persepsi bahwa stasiun hanyalah tempat untuk datang, menunggu, lalu berangkat. Ke depan, kami ingin stasiun menjadi bagian dari ruang publik perkotaan yang nyaman untuk berinteraksi, menikmati berbagai aktivitas positif, sekaligus tetap mendukung mobilitas masyarakat. Music on Trackmerupakan salah satu langkah untuk mewujudkan pengalaman tersebut," kata Radhitya dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/7/2026).
Baca Juga
Menteri Ara Usul Audit Investigasi Proyek LRT City (ADCP) ke BPK
LRT Jabodebek menggelar kegiatan "Vok Pop: Music on Track" di Stasiun LRT Cawang pada Sabtu (25/7/2026). Pengguna dapat menikmati pertunjukan musik secara gratis saat menunggu kedatangan kereta maupun setelah menyelesaikan perjalanan.
Acara yang berlangsung pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB itu menghadirkan penampilan Alvin Lapian, Grace Kaitlin, Martin Wiguna, Canti, Calvin Jeremy, dan William Sihimbing. Selain pertunjukan musik, pengguna juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif serta memperoleh suvenir eksklusif dan minuman gratis selama acara berlangsung.
Menurut Radhitya, pengembangan ruang publik di kawasan stasiun menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.
"Transportasi publik tidak lagi hanya berbicara mengenai perpindahan dari satu titik ke titik lainnya. Pengalaman selama berada di stasiun juga menjadi bagian penting dari kualitas layanan. Ketika masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi publik, kami berharap semakin banyak orang menjadikannya sebagai pilihan mobilitas sehari-hari," ujarnya.
Baca Juga
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Ajak 50 Anak Disabilitas Belajar Naik Kereta
LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan melalui pengembangan stasiun sebagai ruang publik yang lebih hidup, inklusif, dan ramah bagi seluruh kalangan, dengan harapan semakin banyak masyarakat beralih menggunakan angkutan massal.
LRT Jabodebek juga mencatat volume pengguna di Stasiun Cawang tembus 1.470.895 orang pada semester I/2026. Jumlah tersebut meningkat 248.943 pengguna atau sekitar 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

