India Siap Bantu Indonesia Bangun Fasilitas Peluncuran Satelit Sendiri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Sektor teknologi kedirgantaraan menjadi salah satu poin krusial yang dibahas dalam pidato kehormatan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Di hadapan para anggota parlemen dan Presiden Prabowo Subianto, PM Modi menegaskan komitmen India untuk membantu Indonesia membangun fasilitas peluncuran satelit mandiri.
"Hari ini dunia mengakui kemampuan India di luar angkasa. Dan dalam hal ini, India memandang Indonesia sebagai mitra alaminya," kata Modi.
PM Modi mengenang kembali kerja sama luar angkasa kedua negara yang sebenarnya sudah terjalin lama secara sunyi. Salah satunya adalah eksistensi fasilitas pelacakan satelit milik India yang beroperasi di Biak, Papua. Sebaliknya, India juga tercatat telah beberapa kali membantu meluncurkan satelit milik Indonesia ke orbit.
Baca Juga
PM Modi: India dan RI Sepakati Kerja Sama AI, Telekomunikasi dan Infrastruktur Digital
Namun, Modi menilai kerja sama di sektor futuristik ini harus segera ‘naik kelas’. India tidak ingin hubungan ini sebatas penyediaan jasa peluncuran, melainkan fokus pada peningkatan kapasitas (capacity building) demi kemandirian teknologi Indonesia.
"Sekarang saatnya membawa kemitraan ini melangkah lebih jauh. India siap untuk mengembangkan aplikasi satelit dengan Indonesia. India siap mendukung Indonesia mengembangkan fasilitas peluncuran satelit di Indonesia," jelas PM Modi.
Narendra Modi menilai langkah strategis ini bakal memperkuat posisi kedua negara yang sama-sama memiliki jajaran populasi usia muda terbesar di dunia, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi utama global.
Sementara itu Ketua DPR RI, Puan Maharani mengungkapkan, PM Narendra Modi menjadi pemimpin negara ketiga dalam sejarah yang menyampaikan pidato kehormatan di Gedung DPR RI sejak parlemen Indonesia berdiri.
Baca Juga
Kepala BRIN: Satelit Buatan Indonesia Siap Meluncur Awal 2027, Fokus Ketahanan Pangan
Puan menegaskan, pidato PM Modi merupakan kehormatan besar bagi DPR RI, MPR RI, dan DPD RI. Momen langka ini mencerminkan betapa erat dan krusialnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan India.
"Ini kalau saya tidak salah, ketiga kalinya seorang pemimpin pemerintahan negara memberikan sambutan atau pidato di gedung DPR," ujar Puan dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Sebelum PM Modi, ada dua pemimpin dunia yang pernah mendapatkan kesempatan berpidato di mimbar parlemen Indonesia. Pertama adalah Presiden China Xi Jinping pada Juli 2013 di masa pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Kedua adalah Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, pada Maret 2017 di era pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
