Bagikan

Sapa Jumhur Hidayat, Prabowo: Bolak-balik Masuk Penjara Sekarang Jadi Menteri

Poin Penting

Presiden Prabowo berkelakar sapa Jumhur Hidayat: Bolak-balik masuk penjara, sekarang jadi menteri.
Prabowo soroti transformasi Jumhur dari aktivis buruh kritis menjadi pejabat Kabinet Merah Putih.
Jumhur tercatat pernah ditahan saat mahasiswa ITB era Orde Baru hingga saat aksi advokasi tahun 2020.

JAKARTA, investortrust.id Presiden Prabowo Subianto secara khusus melontarkan kelakar hangat, saat menyapa Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dalam Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.

Prabowo menyoroti transformasi Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) tersebut, dari seorang aktivis buruh yang kerap berurusan dengan hukum, menjadi pejabat negara dalam Kabinet Merah Putih.

Melihat Jumhur yang tampil rapi dengan kemeja putih dan celana hitam, presiden melemparkan celetukan spontan dari atas podium. “Kok enggak pakai kaos buruh? Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara, sekarang jadi menteri,” ujar Prabowo, disambut gelak tawa para hadirin.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berdiri ketika disapa oleh Presiden Prabowo Subianto saat Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur. Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres RI

Melalui siaran langsung pada Sabtu (16/5/2026), Prabowo kemudian mengatakan bahwa perjalanan hidup seseorang tidak bisa ditebak. Pasalnya, dia meyakini, siapa pun memiliki peluang untuk mencapai posisi penting di pemerintahan.

“Kita enggak tahu siapa tahu suatu saat dia di atas podium. Kita enggak tahu,” sambungnya.

Baca Juga

Prabowo Hadiri ‘May Day’ di Monas, Jumhur Hidayat Sampaikan Terima Kasih

Sebelum menduduki jabatan di Kabinet Merah Putih, Jumhur pernah menjalani sanksi kurungan pada 1989-1992 saat masih berstatus mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), karena demonstrasi menentang kebijakan Orde Baru dan menyoroti isu ketimpangan sosial.

Tiga dekade kemudian, sikap kritisnya terhadap kebijakan pemerintah kembali membuat dia berhadapan dengan hukum dan berujung pada penahanan, sekira tahun 2020.

Di luar catatan hukum tersebut, Jumhur membangun karier di bidang perburuhan, advokasi, dan birokrasi. Ia aktif mendirikan organisasi pekerja, mengelola lembaga kajian Center for Information and Development Studies (CIDES), dan terpilih sebagai Ketua Umum KSPSI pada 2022.

Sementara di kursi pemerintahan, ia pernah dipercaya menjabat Kepala BNP2TKI periode 2007–2014 pada kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024