KAI Commuter Operasikan 1.032 Perjalanan saat May Day, Siagakan 200 Personel Pengamanan
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengoperasikan sebanyak 1.032 perjalanan commuter line Jabodetabek untuk menjaga layanan tetap optimal bagi pengguna bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Jumat (1/5/2026), .
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyatakan, pola operasi tersebut mencakup 373 perjalanan commuter line Bogor, 281 perjalanan commuter line Cikarang, 192 perjalanan commuter line Rangkasbitung, 122 perjalanan commuter line Tangerang, serta 64 perjalanan commuter line Tanjung Priok. Selain itu, terdapat 70 perjalanan commuter line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).
“Pola operasi ini diberlakukan untuk tetap mengoptimalkan layanan kepada pengguna commuter line,” kata Karina dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).
Baca Juga
Putuskan Gelar May Day 2026 di Monas, KSPI Ungkap Pertemuan dengan Prabowo
Dari sisi keamanan, KAI Commuter menambah personel pengamanan di sejumlah stasiun seiring potensi peningkatan arus penumpang pada peringatan May Day tahun ini.
“Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, KAI Commuter menambah petugas keamanan di stasiun-stasiun yang berlokasi di sekitar kawasan pusat kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat tersebut,” ujar Karina.
Ia menjelaskan, total sebanyak 200 personel pengamanan disiagakan, terdiri dari PKD dan BKO Marinir, yang ditempatkan di stasiun-stasiun sekitar pusat kegiatan.
“Total KAI Commuter akan menyiagakan sebanyak 200 personel pengamanan yang terdiri dari PKD dan BKO Marinir,” ungkap Karina.
Penempatan ratusan personel itu meliputi 29 orang di Stasiun Palmerah, 25 orang di Stasiun Sudirman, 36 orang di Stasiun Juanda, 29 orang di Stasiun Gondangdia, 43 orang di Stasiun Manggarai, dan 41 orang di Stasiun Tanah Abang.
Dikatakan Karina, KAI Commuter juga menugaskan petugas layanan untuk membantu pengaturan arus penumpang agar perjalanan tetap lancar, aman, dan nyaman.
Selain itu, pengguna diimbau menghindari kepadatan di stasiun sekitar lokasi kegiatan dan dapat menggunakan stasiun alternatif.
“Pengguna commuter line bisa naik dan turun di stasiun-stasiun alternatif lainnya,” tutur Karina.
Baca Juga
Ia menambahkan, pengguna tetap diminta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami juga mengimbau kepada pengguna yang akan bepergian menggunakan commuter line untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti aturan yang berlaku,” kata Karina.

