Prabowo Kucurkan Rp 4 Triliun untuk Benahi 1.800 Perlintasan Kereta Imbas Argo Bromo Tabrak KRL
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk membenahi 1.800 perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Prabowo menganggarkan sekitar Rp 4 triliun untuk membangun pos penjagaan hingga flyover di ribuan perlintasan tersebut.
Perintah ini disampaikan Prabowo seusai menjenguk para korban kecelakaan kereta yang dirawat di RSUD Bekasi, Selasa (27/4/2026) pagi.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Bangun Flyover Imbas KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
"Saya sudah perintahkan kita akan perbaiki semua lintasan tersebut apakah dengan dilakukan pos jaga, atau flyover nanti pelaksana kita tunjuk. Kita perhitungkan hampir Rp 4 triliun demi keselamatan," kata Prabowo.
Diketahui, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Dalam kecelakaan itu, setidaknya tujuh orang meninggal dunia dan sekitar 81 orang terluka. Kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line diduga dipicu kecelakaan KRL menabrak taksi di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur.
Prabowo menyatakan menaruh perhatian terhadap banyaknya perlintasan kereta api sebidang yang sudah ada sejak zaman Belanda. Prabowo menekankan pentingnya pembenahan perlintasan kereta api untuk mencegah terulangnya kecelakaan kereta dan memastikan keamanan masyarakat.
"Karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api, ya kita harus keluarkan itu, sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan," katanya.
Baca Juga
Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Prabowo Sampaikan Belasungkawa
Salah satu perlintasan yang akan dibenahi, yakni di sekitar Stasiun Bekasi Timur yang menjadi lokasi kecelakaan KA Agro Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line. Prabowo menyatakan telah menyetujui usulan Pemkot Bekasi untuk membangun flyover di lokasi tersebut.
"Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden," katanya.

