IHSG Dibuka Melambung 1,31% hingga Sentuh 7.600, Saham Konglomerasi Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/4/2026), dibuka melambung sebanyak 98,61 poin (1,31%) menjadi 7.598. Bahkan, IHSG di menit pertama sempat melambung lebih dari 7.600 seiring dengan kenaikan pasar saham Asia.
Kenaikan tersebut didukung penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar, energi, industry, konsumer primer, property, keuangan, infrastruktur, hingga transportasi.
Baca Juga
Prospek 2026 Lebih Cerah, Target Harga Saham Mayora (MYOR) Direvisi Naik
Penopang utama lompatan harga saham tersebut didukung penguatan sejumlah emiten konglomerasi, seperti emiten yang dikuasai Happy Hapsoro, emiten Prajogo Pangestu, hingga emiten Agung Sedayu.
Kenaikan tertinggi dicatatkan saham RICY dengan penguatan 32,56% menjadi Rp 114, WBSA kembali torehkan kenaikan hingga ARA setelah menguat 24,82% menjadi Rp 352, dan KONI naik 22,45% menjadi Rp 3.010.
Baca Juga
Jadwal Cum Dividen Pekan Ini, BBRI hingga ADMF Bagikan Dividen Jumbo
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 41,69 poin (0,56%) menjadi 7.500 disertai dengan Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 396,77 miliar. Net buy terbanyak melanda saham emiten Prajogo Pangestu PTRO senilai Rp 135,16 miliar, CUAN sebanyak Rp 131,97 miliar, dan BRPT mencapai Rp 61,19 miliar.
Penopang penguatan signifikan saham-saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BRPT menguat 14,36% menjadi Rp 2.190, TPIA sebanyak 6,58%% menjadi Rp 6.475, CUAN naik 6,32% menjadi Rp 1.430, BREN menguat 4,74% menjadi Rp 6.075, PTRO sebanyak 11,63% menjadi Rp 6.000, dan CDIA naik 10,84% menjadi Rp 1.125.

