OCBC Sekuritas Targetkan 3 IPO Saham di 2026, Satu Emiten Siap Melantai Semester I
JAKARTA, investortrust.id – PT OCBC Sekuritas Indonesia menargetkan dapat membawa tiga perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana saham (IPO) saham sepanjang 2026 usai menuntaskan listing perdana PT BSA Logistics Indonesia Tbk (BWSA), Jumat (10/4/2026).
Direktur Utama OCBC Sekuritas Betty Goenawan mengatakan, satu calon emiten dijadwalkan melantai pada semester I-2026. Sementara dua perusahaan lainnya direncanakan menyusul pada semester II, yakni pada kuartal III dan kuartal IV.
Baca Juga
BSA Logistics (WBSA) Resmi Listing Perdana di BEI, Sahamnya Langsung ARA 34,52%
“Ada satu emiten di semester 1, dua lagi memang planningnya di quarter 3, quarter 4 ya,” ujar Betty di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Ia menyebut, ketiga calon emiten tersebut memiliki skala mid-cap dengan fundamental yang dinilai baik, meski sektor usahanya masih dirahasiakan. Hingga saat ini, proses IPO masih berjalan sesuai rencana.
Secara keseluruhan, OCBC Sekuritas sebelumnya memiliki delapan calon perusahaan dalam pipeline IPO saham. Namun, satu perusahaan mengundurkan diri dan enam lainnya tidak lolos, sehingga saat ini tersisa beberapa kandidat yang masih dalam proses dan dinilai tetap on track hingga 2026.
Baca Juga
James Riady: Optimalkan Pasar Domestik Sebagai Peluang Anti-Inflasi
Betty menambahkan, proses menuju IPO tetap mempertimbangkan kondisi pasar yang masih volatil. Ketidakpastian global serta ketegangan geopolitik di Asia Barat menjadi faktor yang turut diperhatikan. Meski demikian, perusahaan dengan fundamental kuat dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bertahan.
Sebelumnya, OCBC Sekuritas berhasil mengantarkan WBSA, perusahaan logistik terintegrasi berbasis angkutan multimoda, ke pasar modal dengan melepas 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dalam aksi tersebut, OCBC Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi bersama Semesta Indovest Sekuritas dan Indo Capital Sekuritas.
Secara terpisah, BEI mencatat antrean IPO pada semester I-2026 mencapai sekitar 13 calon perusahaan yang berasal dari berbagai sektor, seperti keuangan, energi, hiburan, dan barang konsumen primer.

