OCBC NISP Kantongi Restu RUPST untuk Buyback Rp 1 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC Indonesia menyepakati rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 1 miliar. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di OCBC Tower, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
“Rapat menyetujui pembelian kembali saham perseroan dan pemegang saham publik sebesar 438.000 lembar saham atau 0,002% dari total modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada direksi dan karyawan,” kata Direktur Utama NISP Parwati Surjaudaja dalam paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di OCBC Tower, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Dari sisi kinerja, Bank OCBC NISP membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 5,1 triliun sepanjang 2025, meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan pendapatan operasional yang naik 10% menjadi Rp13,1 triliun.
Perseroan juga mencatat pendapatan operasional sebesar Rp 13,1 triliun pada tahun lalu. Dari sisi penyaluran pembiayaan, kredit tumbuh 2% menjadi Rp 173,4 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang tetap terjaga di level 1,9%.
Selain itu, rasio pencadangan terhadap NPL berada pada level memadai, yakni 226%. Kondisi likuiditas perseroan juga solid, tercermin dari Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 240,9%. Sementara itu, dana pihak ketiga meningkat 18% menjadi Rp 243,5 triliun.

