Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham Hari Ini, Ada BBRI hingga BNBR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/4/2026), berpeluang menguat dengan kisaran pergerakan 7.207-7.350. Empat saham pilihan yang direkomendasikan beli hari ini adalah BBRI, PTPP, BNBR, dan PANI.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, berhasil menembus MA5 dan MA20, indikator MACD bullish cross over. “Dengan pola ini, kami perkirakan IHSG mengalami penguatan dengan saham pilihan BBRI, PTPP, BNBR, dan PANI,” tulisnya.
Baca Juga
Laju IHSG juga akan dipengaruhi lompatan indeks utama Wall Street. Sentimen positif disebabkan oleh kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pagi ini indeks saham Asia dibuka naik, seperti Nikkei225 dan Kospi.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 3.760, PTPP dengan target harga Rp 302, BNBR dengan target harga Rp 136, dan PANI dengan target harga Rp 9.425.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 308 poin (4,42%) menjadi 7.279 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 632,87 miliar oleh investor asing. Net buy terbanyak disumbangkan BBNI sebanyak Rp 142,80 miliar, AADI mencapai Rp 142,54 miliar, dan BRMS senilai Rp 96,09 miliar.
Baca Juga
Smelter Aluminium Jadi Game Changer, Kinerja Keuangan dan Saham Alamtri (ADRO) bakal Melesat?
Kenaikan IHSG tersebut sejalan dengan penguatan signifikan seluruh indeks pasar saham Asia setelah gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu disepakati. Gencatan senjata juga disertai dengan pembukaan selat Hormuz yang langsung direspons penurunan drastic harga minya dunia hari ini.
Kenaikan pesat tersebut sejalan dengan lompatan harga seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar melambung 8,79%, sektor infrastruktur 6,27%, sektor industry 6,06%, sektor consumer primer 4,39%, sektor teknologi 4,19%, dan sektor keuangan 2,63%.
Lompatan indeks tersebut juga ditopang penguatan harga saham emiten big cap, seperti BBCA, BREN, BBRI, BYAN, AMMN, DSSA, TPIA, BMRI, hingga BRPT. Lompatan juga melanda saham ASII, BBNI, EMAS, dan sejumlah saham kapitalisasi pasar bernilai jumbo lainnya.

