IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Saham Pilihan SCMA hingga UNVR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/3/2026), diproyeksikan bergerak terbatas dalam rentang 7.335-7.440. Tiga saham pilihan direkomendasikan beli hari ini adalah ULTJ, UNVR, dan SCMA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa di tengah peningkatan ketidakpastian global terkait konflik AS–Israel melawan Iran serta mendekati libur panjang lebaran, pelaku pasar cenderung mengadopsi strategi trading jangka pendek dan menahan ekspansi risiko.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Pembangunan Energi Surya 100 Gigawatt untuk Listrifikasi Nasional
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Rentang pergerakan support 7.335–7.200 dan resistance di 7.440–7.500,” tulisnya riset tersebut.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa dari sisi teknikal, IHSG masih tertahan di bawah level psikologis dan disertai net foreign sell Rp 730 miliar. Pola ini mengindikasikan tekanan distribusi investor asing. Laju indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya penurunan bursa Wall Street semalam.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ULTJ dengan target harga Rp 1.615-1.655, UNVR dengan target harga Rp 2.090-2.260, dan SCMA dengan target harga Rp 270-286.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 51,51 poin (0,69%) menjadi 7.389 disertai dengan investor asing catat penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 938,66 miliar. Net sell terbanyak melanda saham MEDC senilai Rp 336,49 miliar, BBCA mencapai Rp 261,93 miliar, dan BUMI sebanyak Rp 137,29 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi turun 2,01%, sektor material dasar 2,03%, sektor konsumer primer 0,56%, sektor infrastruktur 0,96%, dan sektor transportasi 0,35%. Sebaliknya sektor teknologi, property, keuangan, dan kesehatan naik.
Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat dipimpin saham emiten Happy Hapsoro, yaitu UANG dengan penguatan 24,93% menjadi Rp 4.310. Disusul NETV naik 24,71% menjadi Rp 106, ALKA naik 24,11% menjadi Rp 875, DEFI menguat 23,60% menjadi Rp 110, dan AGAR naik 22,43% menjadi Rp 262.

