Bakrie Capital Serok 6% Saham Astrindo (BIPI), Langsung Kantongi Cuan Rp221,71 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Bakrie Capital Indonesia menggelontorkan dana senilai Rp 948 miliar untuk pembelian sebanyak 6% saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Bakrie Capital berhasil meraup cuan Rp 221,71 miliar dari aksi beli tersebut.
Manajemen BIPI dalam penjelasan resminya di Bursa efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2/2026), menyebutkan bahwa Bakrie Capital membeli sebanyak 3,82 miliar saham BIPI atau setara dengan 6% pada 24 Februari 2026. Saham tersebut dibeli dengan harga pelaksanaan Rp 248, sehingga total dana yang dikeluarkan mencapai Rp 948 miliar. Pembelian tersebut bertujuan sebagai investasi.
Baca Juga
Freeport Sepakati Perpanjangan IUPK hingga Umur Tambang, RI Tambah 12% Saham pada 2041
Adapun berdasarkan data penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BIPI ditutup melesat Rp 36 (13,33%) menjadi Rp 306. Rentang pergerakan Rp 268-312. Dengan harga pembelian Rp 248 per saham, Bakrie Capital telah meraup cuan senilai Rp 221,71 miliar.
Hingga kini, PT Indotambang Perkasa masih bertindak sebagai pengendali dengan menguasai 19,39% saham BIPI. Sisanya dimiliki CGS CIMB Securities sebanyak 12,7% dan Masyarakat mencapai 67,91% saham.
Baca Juga
Arkora Hydro (ARKO) Resmi Operasikan PLTA di Lampung, Kapasitasnya Segini
Terkait kinerja keuangan, BIPI mencatatkan penurunan drastic pendapatan menjadi US$ 194,82 juta hingga September 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 418,06 juta. Laba usaha juga turun drastic dari US$ 58,66 juta menjadi US$ 18,91 juta.
Seiring dengan penurunan pendapatan dan laba usaha, BIPI berbalik rugi bersih US$ 4,20 juta hingga kuartal III-2025, dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya US$ 3,82 juta.

