INDODAX Kuasai 41,7% Transaksi Kripto Nasional, Volume 2025 Capai Rp 201 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrustr.id - PT Indodax Nasional Indonesia (INDODAX) mencatat total volume transaksi sebesar Rp 201 triliun selama tahun 2025. Adapun pada Januari 2026, crypto exchange Indonesia itu telah membukukan volume transaksi Rp 11,3 triliun. Total pengguna tercatat ada 9,7 juta dengan aset kripto yang terdaftar sebanyak 400 koin.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa jumlah konsumen aset kripto di Indonesia mencapai sekitar 20,19 juta per akhir Desember 2025 dengan nilai transaksi Rp 482,23 triliun, mencerminkan minat yang kuat dari masyarakat, terutama generasi muda, terhadap investasi digital. Dengan demikian, Indodax mengambil porsi 41,7% atau mendominasi secara volume transaksi kripto di Tanah Air.
Vice President INDODAX Antony Kusuma menyatakan bahwa pertumbuhan ini adalah bukti atas kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap aset digital. “Pencapaian 20,19 juta investor ini adalah sinyal kuat bahwa kripto telah diterima sebagai instrumen investasi populer. Sejalan dengan itu, volume transaksi yang menembus Rp 201 triliun sepanjang tahun 2025, membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap INDODAX. Likuiditas yang memadai menjadi faktor investor merasa aman bertransaksi, ditambah status INDODAX sebagai perusahaan yang beroperasi di bawah pengawasan OJK yang menjunjung tinggi transparansi. Kombinasi ini yang membuat INDODAX terus dipercaya oleh investor kripto,” ujarnya dalam siaran pers dikutip Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
Tingkatkan Kualitas Layanan dan Keamanan, Indodax Bakal Lakukan Optimalisasi Sistem Pada 14 Februari
“Regulasi dari OJK memberikan kami fondasi kuat untuk menyediakan lingkungan investasi yang aman dan tepercaya. Kepatuhan pada aturan adalah prioritas kami untuk memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga,” tambah Antony.
Sebagai bagian dari penguatan kepercayaan publik, INDODAX juga menerapkan publikasi Proof of Reserve (PoR) berbasis on chain, yang memungkinkan verifikasi cadangan aset secara transparan. Informasi cadangan aset tersebut dapat diakses publik melalui halaman profil INDODAX di platform CoinMarketCap. Berdasarkan pembaruan data per 12 Februari 2026, total nilai aset yang tercatat dalam Proof of Reserve INDODAX mencapai sekitar Rp 9,3 triliun dan dapat diverifikasi secara publik. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga akuntabilitas serta memberikan visibilitas kepada pengguna atas pengelolaan aset.
Baca Juga
CEO Indodax William Sutanto: Kemajuan Industri Kripto Butuh Koreksi Kebijakan
Guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, INDODAX terus menjalankan program literasi keuangan digital lewat INDODAX Academy. Inisiatif ini memastikan agar pertumbuhan jumlah pengguna dibarengi dengan pemahaman risiko dan menghadapi volatilitas pasar kripto melalui pendekatan yang relevan dan mudah dipahami.
"Dengan fundamental yang kokoh dan dukungan regulasi yang makin matang, INDODAX optimis bahwa industri kripto Indonesia akan terus tumbuh dan memberi kontribusi positif bagi ekonomi digital nasional ke depan," tutup Antony.

