Masih di Kisaran 10%, BSI (BRIS) Segera Penuhi Aturan Free Float 15%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) menyatakan komitmen untuk segera memenuhi ketentuan minimum free float sebesar 15%, sebagaimana yang tengah didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengungkapkan, pihaknya mencermati secara serius dinamika pasar, termasuk berbagai pengumuman teranyar terkait penataan kembali minimum free float di BEI.
“Tentu kita menyambut baik upaya dari bursa maupun regulator untuk meminta kepada para emiten untuk bisa meningkatkan free float-nya, sehingga lebih likuid di market-nya sesuai dengan keinginan investor dalam dan luar negeri,” ujarnya, dalam Konferensi Pers Kinerja Tahun 2025 BSI secara daring, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga
Ade menyatakan, besaran free float BSI saat ini masih menjadi sorotan di pasar karena berada di kisaran 10%. Namun, dengan adanya kebijakan baru yang mengarah pada peningkatan minimum free float menjadi 15%, menjadi katalis percepatan bagi perseroan.
“Ini bisa menjadi trigger bahwa upaya percepatan peningkatan free float BSI juga segera dieksekusi,” katanya.
Lebih lanjut, Ade mengatakan bahwa dalam setiap tahapan kebijakan terkait ekuitas, BSI akan terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Badan Pengelola Investasi Danantara.
“Termasuk mendiskusikan beberapa hal lain yang terkait dengan equity, termasuk journey BSI menjadi bank yang lebih besar lagi,” ucapnya.

