IHSG Dibuka Tergerus 200 Poin, Sebaliknya Saham Lapis Tiga Ini Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/2/2026), dibuka anjlok lebih dari 210 poin (2,50%) menjadi 7.889. Rentang pergerakan 7.888-8.103. Penurunan tersebtu dipicu kejatuhan seluruh sektor saham.
Penurnan tersebut juga dipengaruhi sentimne negatif dari Moody’s yang menurunkan outlook Indonesia dari stable menjadi negative, meski demikian peringkat masih tetap dipertahankan Baa2.
Baca Juga
OJK Sebut Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat Meski Outlook Moody’s Turun
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti consumer primer dan teknologi lebih dari 3%, saham sektor energi, material dasar, dan infrastruktur melemah lebih dari 2%.
Meski ditutup melemah, sejumlah saham berikut masih catatkan kenaikan harga pesat, seperti saham-saham lapis tiga KJEN menguat 27% menjadi Rp 184, LION naik 23% menjadi Rp 600, dan NZIA menguat 23% menjadi Rp 226.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 42,84 poin (0,53%) menjadi 8.103. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 469,74 miliar, terbanyak ANTM Rp 178,51 miliar, MDKA senilai Rp 114,40 miliar, BUMI mencapai Rp 108,59 miliar.
Baca Juga
Penurunan ini dipengaruhi atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor industry 1,35%, sektor energi 1,20%, sektor teknologi 1,19%, sektor infrastruktur 1,23%, sektor consumer primer 0,99%, sektor property 0,84%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer non primer 0,79%.
Meski IHSG turun, saham berikut catatkan penguatan pesat, seperti saham CTTH menguat 34,48% menjadi Rp 117, NZIA menguat 34,31% menjadi Rp 184, KOCI naik 33,77% menjadi Rp 206, BUKK naik 25% menjadi Rp 1.650, LION naik 24,62% menjadi Rp 486, dan FITT menguat 24,30% menjadi Rp 665. Meski tak ARA, PPRE melesat 31,33% menjadi Rp 218.

