Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada TINS hingga ADMR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/2/2026), diprediksi cenderung menguat dengan kisaran pergerakan 8.028-8.232. Tiga saham pilihan BBRI, TINS, BRMS, dan ADMR.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), mendekati MA5 serta indikator Stochastic golden cross. “Dengan pola teknikal ini, IHSG cenderung menguat dengan saham pilihan hari ini BBRI, TINS, BRMS, dan ADMR,” tulisnya.
Baca Juga
Direksi Rukun Raharja (RAJA) Borong Saham Saat Harga Anjlok, Harga bakal Rebound?
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa saham Wall Street yang mayoritas melemah. Sentimen negatif datang dari penurunan saham Advanced Micro Devices, Palantir, dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya. Pada pagi ini, indeks Shanghai menguat +0.85% dan indeks Kospi menguat +1.57%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham beli saham BBRI dengan target harga Rp 4.360, TINS dengan target harga Rp 3.790, BRMS dengan target harga Rp 1.145, dan ADMR dengan target harga Rp 2.170.
Baca Juga
Incar Pasar Kelas Menengah, Summarecon (SMRA) Ekspansi Mal di Bekasi Tahap 2 Senilai Rp 1 Triliun
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 24,12 poin (0,30%) menjadi 8.146 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,43 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BUMI Rp 571,91 miliar dan ANTM senilai Rp 193,77 miliar.
Terkait penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,32%, sektor keuangan 1,16%, sektor industry 0,72%, sektor transportasi 0,17%, dan sektor teknologi 0,03%. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham sektor consumer primer dan infrastruktur.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti MBTO sebanyak 34,51% menjadi Rp 191 dan NZIA naik 34,31% menjadi Rp 137. ARA juga melanda saham INTD sebanyak 24,81% menjadi Rp 332 dan FITT menguat 24,42% menjadi Rp 535. Kenaikan pesat juga melanda saham NASI sebanyak 26,71% menjadi Rp 185.

