IHSG Melemah 1,37% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp 268 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pelemahan 1,37% sepanjang pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01. Penurunan tersebut disertai aksi jual bersih (net sell) asing jumbo senilai Rp 3,25 triliun.
Secara regional, penurunan IHSG menjadi yang terburuk kedua di kawasan ASEAN setelah Filipina yang turun 2,03%. Di Asia Pasifik, IHSG berada pada posisi ketiga terburuk setelah India turun 2,43% dan Filipina 2,03%. Meski demikian, secara year to date (ytd), IHSG masih mencatat kenaikan 3,52%.
Baca Juga
Siloam (SILO) Gencar Ekspansi, Sahamnya Berpeluang Naik ke Level Ini
Berdasarkan data BEI, IHSG melemah empat hari beruntun pada pekan ini. Koreksi tersebut menggerus kapitalisasi pasar sebesar Rp 268 triliun menjadi Rp 16.244 triliun.
Penurunan indeks turut dipengaruhi kejatuhan mayoritas saham, dengan 470 saham melemah, 163 stagnan, dan hanya 230 saham mencatat kenaikan.
Baca Juga
Prabowo Tiba di Tanah Air Seusai Perkuat Kemitraan Global dan Pidato di WEF Davos
Sejumlah saham big cap menjadi kontributor penekan indeks. Di antaranya saham BBCA melemah 5,26%, AMNN turun 10,28%, PTRO anjlok 28,88%, DSSA terkoreksi 5,86%, dan GOTO turun 11,76%.
Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari sektor industri yang turun lebih dari 6,6%, sektor transportasi hampir 7%, sektor teknologi 3,46%, sektor energi 3,35%, dan sektor keuangan 1,71%.

