IHSG Anjlok 1,36%, Anehnya 12 Saham Dipimpin BELL Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/1/2026), ditutup turun signifikan sebanyak 124,37 poin (1,36%) menjadi 9.010. Rentang pergerakan 8.977-9138 dengan nilai transaksi Rp 31,4 triliun.
Pelemahan dalam tersebut sejalan dengan rontoknya seluruh bursa dunia dipicu sentimen negatif dari Amerika Serikat. Tekanan indeks juga datang dari saham konglomerasi Astra setelah saham UNTR anjlok hingga auto reject bawah (ARB) sebanyak 14,93% menjadi Rp 27.200 dan ASII melemah 9,28% menjadi Rp 6.600. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham property milik Aguan, saham emiten milik Prajogo Pangestu, dan kejatuhan saham KBMI IV.
Baca Juga
Ikut Jejak CIC, Investor Global Ini Lepas Saham Bumi Resources (BUMI) Rp 6,91 Triliun
Dari sisi sektor, penurunan paling dalam melanda saham sektor industry 6,33%, sektor property 3,44%, sektor transpotasi 3,04%, sektor keuangan 1,05%, sektor teknologi 1,44%, sektor infrastruktur 1,07%, dan sektor energi 1,21%. Sebaliknya kenaikan melanda saham material dasar dan konsumer non primer.
Meski IHSG anjlok sejumlah saham ini melambung hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BELL naik 34,46% menjadi Rp 199, ESIP naik 34,52% menjadi Rp 113, INAI naik 34,41% menjadi Rp 250, dan UANG melesat 25% menjadi Rp 6.250.
ARA juga melanda saham AIMS sebanyak 24,76% menjadi Rp 655, RMKO naik 24,72% menjadi Rp 1.110, CBPE menguat 24,68% menjadi Rp 384, MKAP melesat 24,65% menjadi Rp 910, PUDP naik 24,43% menjadi Rp 550, PSKT naik 24,84% menjadi Rp 402, GOLF menguat 24,62% menjadi Rp 324, dan PGUN naik 19,90% menjadi Rp 11.450.
Baca Juga
BI Pertahankan BI Rate di 4,75% pada Januari 2026, Fokus Stabilkan Rupiah
Meski tak ARA, sejumlah saham ini torehkan penguatan pesat, seperti saham HDIT naik 28,05% menjadi Rp 105, SCNP menguat 29,94% menjadi Rp 230, KIOS naik 25,97% menjadi Rp 228, NATO menguat 22,58% menjadi Rp 950, SSTM menguat 20% menjadi Rp 3.720, dan STAR naik 19,80% menjadi Rp 605.
Kemarin, IHSG ditutup naik naik tipis 0,83 poin (0,01%) menjadi 9.134 dengan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar senilai Rp 98,20 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BUMI senilai Rp 766,35 miliar, BBCA senilai Rp 267,85 miliar, dan CUAN senilai Rp 85,49 miliar.
Penguatan tipis ini dipicu atas penurunan tiba-tiba harga saham DSSA lebih dari 10% menjadi Rp 102.000. Penurunan tersebut berdampak besar terhadap indeks, karena DSSA tercatat sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar saham masuk lima besar. Sebaliknya saham EMAS sebanyak 18,18% menjadi Rp 6.500 dan MDKA naik 4,90% menjadi Rp 3.210 jadi penyelamat IHSG hari ini.

