IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,16%, Saham ARA Bertebaran Dipimpin BELL hingga ROCK
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (15/1/2026), ditutup menguat 14,25 poin (0,16%) menjadi 9.046. Rentang pergerakan 9.032-9.100 dengan nilai transaksi hampir Rp 16 triliun.
Kenaikan tersebut tertolong penguatan sejumlah saham big bank, seperti BBCA naik 0,94%, BBRI naik 2,42% menjadi Rp 3.810, BMRI naik 3,82% menjadi Rp 5.025, dan BBNI naik 4,82% menjadi Rp 4.570. Kenaikan juga didukung saham DCII, DSSA, dan PTRO.
Baca Juga
Top! IHSG Intraday Sentuh 9.100, Giliran Saham Bank Jadi Pengungkit
Sedangkan dari sisi sektor, penguatan ditopang kenaikan saham sektor konsumer primer 1,56%, sektor keuangan 0,91%, sektor teknologi 0,62%, sektor property 0,30%, dan sektor kesehatan 0,27%. Sebaliknya sektor infrastruktur, industry, energi, dan material dasar melemah.
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BELL menguat 34,15% menjadi Rp 110, SSTM naik 25% menjadi Rp 3.700, IRSX menguat 25% menjadi Rp 725, YPAS naik 24,77% menjadi Rp 680, ALKA naik 24,38% menjadi Rp 500, INTD naik 24,62% menjadi Rp 324, dan ROCK menguat sebanyak 24,50% menjadi Rp 2.160.
Meski tak ARA, sejumlah saham berikut naik pesat, seperti ESTI menguat 34,04% menjadi Rp 189, INOV menguat 29,41% menjadi Rp 176, ACRO naik 28,74% menjadi Rp 112, DAAZ menguat 21,66% menjadi Rp 3.820, dan INDR menguat 20,79% menjadi Rp 3.370.
Baca Juga
Ekonom Bank Mandiri: Inflasi Inti Naik Bukti Konsumsi Meningkat
Kemarin, IHSG ditutup torehkan level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) setelah menguat 84,28 poin (0,94%) menjadi 9.032. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,16 triliun, terbanyak ARCI senilai Rp 376,40 miliar, INCO senilai Rp 230,11 miliar, dan ANTM mencapai Rp 187,99 miliar.
Lompatan tersebut didukung penguatan beberapa saham big cap, seperti BREN naik 4,89% menjadi Rp 9.650, MORA naik 6,36% menjadi Rp 13.800, DSSA menguat 2,83% menjadi Rp 107.975, hingga PTRO menguat 7,59% menjadi Rp 12.400.

