BEI Unsuspensi 7 Saham, Ada GRPM hingga BIPI
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspensi) transaksi saham tujuh emiten mulai sesi I, Jumat (9/1/2025). Ketujuh saham tersebut datang dari berbagai sektor mulai properti, perkebunan, konstruksi, hingga infrastruktur.
Daftar saham tersebut terdiri atas PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) & Waran Seri I (GRPM-W), PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).
Baca Juga
Unsuspensi juga diberikan terhadap saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS). Namun kedua saham ini hanya dibuka di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme full call auction (FCA).
Sebelumnya, BEI menghentikan perdagangan 8 saham tersebut dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Di antaranya saham GRPM catat kenaikan lebih dari 100% dalam sebulan terakhir atau sebelum terkena suspense kemarin. Saham BBSS menguat lebih dari 97% menjadi Rp 730 dan saham RMKO melesat lebih dari 96% menjadi Rp 450 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Begitu juga dengan saham SIPD telah catatkan kenaikan lebih dari 90% menjadi Rp 1.330 dalam sebulan terakhir, saham UNSP telah melesat lebih dari 156% menjadi Rp 436, dan saham BIPI telah mengalami kenaikan lebih dari 95% menjadi Rp 181 selama sebulan terakhir.
Selain itu, BEI mengeluarkan tiga saham dari papan pemantauan khusus (PPK) mulai sesi I hari ini, yaitu saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).

