IHSG Dibuka Naik Tipis ke 8.946, Saham BSIM Langsung Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/1/2026), dibuka menguat tipis 1,89 poin (0,02%) menjadi 8.946,70. Rentang pergerakan 8.943-8.953.
Penguatan ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry, energi, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, property, hingga teknologi.
Baca Juga
Diamond Citra (DADA) Fokus Proyek Properti Hunia Berkualitas
Saham dengan kenaikan pesat awal transaksi hari ini, yaitu saham BSIM naik 23,05% menjadi Rp 1.735, RLCO naik 17,12% menjadi Rp 3.010, dan BACA naik 9,65% menjadi Rp 248.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 11,2 poin (0,13%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 8.944. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 201,15 miliar dengan net buy terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 648,47 miliar.
Baca Juga
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor industry 2,40%, sektor material dasar 1,11%, sektor konsumer primer 1,18%, sektor energi 0,51%, dan sektor infrastruktur 0,16%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer non primer, teknologi, keuangan, dan property.
Adapun saham tercuan hingga auto reject atas (ARA), melanda saham OPMS naik 34,67% menjadi Rp 268, ASLI naik 25% menjadi Rp 675, OASA menguat 24,85% menjadi Rp 412, INPC melesat 24,39% menjadi Rp 306, BSIM naik 24,78% menjadi Rp 1.410, dan IFSH menguat 24,73% menjadi Rp 1.160.

