IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan Hari Ini , Tiga Saham Dipimpin TOBA Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/1/2026), diprediksi bergerak dalam rentang 8.910-8.960 dengan peluang dilanda profit taking. Saham TOBA, ANTM, dan PPRI layak dilirik sepanjang hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, perdagangan saham masih memiliki momentum positif, namun terbatas. Hal ini membuka peluang rentang pergerakan indeks hari ini di kisaran resistance 8.960–8.970 dengan support 8.895–8.910.
Baca Juga
Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS, Mendandani Era Baru Menuju Hukum Rimba?
“Indikator jangka pendek mengindikasikan kondisi overbought, sehingga risiko profit taking tetap perlu diantisipasi. Pergerakan indeks dipengaruhi sentimen harga nikel dan emas, minat pasar mulai masuk ke tema waste to energy (WTE), seiring rencana pemerintah membangun 34 proyek WTE pada 2026,” tulis riset tersebut.
Laju indeks juga akan dipengaruhi pelemahan bursa saham AS semalam setelah Dow Jones melemah 0,94%. Penurunan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,34%. Sebaliknya Nasdaq naik 0,16%.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 11,2 poin (0,13%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 8.944. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 201,15 miliar dengan net buy terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 648,47 miliar.
Baca Juga
Menko Muhaimin Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana, Punya Tugas Ini!
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor industry 2,40%, sektor material dasar 1,11%, sektor konsumer primer 1,18%, sektor energi 0,51%, dan sektor infrastruktur 0,16%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer non primer, teknologi, keuangan, dan property.
Adapun saham tercuan hingga auto reject atas (ARA), melanda saham OPMS naik 34,67% menjadi Rp 268, ASLI naik 25% menjadi Rp 675, OASA menguat 24,85% menjadi Rp 412, INPC melesat 24,39% menjadi Rp 306, BSIM naik 24,78% menjadi Rp 1.410, dan IFSH menguat 24,73% menjadi Rp 1.160.

