BEI Kembali Bidik Tambahan 2 Juta Investor di Tahun 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kambali membidik tambahan 2 juta investor baru pada 2026, setelah berhasil menembus target yang sama pada 2025.
“BEI juga terus memanfaatkan berbagai hal dan kanal distribusi informasi untuk mencapai target pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia, sebanyak 2 juta investor baru di tahun 2026,” ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2026, di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Menyambut tahun yang baru, BEI juga menetapkan target rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp 15 triliun per hari, dan total jumlah pencatatan efek baru di pasar modal mencapai 555 efek baru, termasuk 50 saham baru Efek dimaksud, meliputi efek saham, obligasi/sukuk, Kontrak Investasi Kolektif (KIK) baru yang mencatatkan DIRE/DIRE Syariah, DINFRA, ETF, KIK- EBA/KIK-EBA Syariah, EBA-SP/EBA-SP Syariah.
“Kami percaya agar terwujud visi ini, dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari emiten, anggota bursa, dan seluruh pemangku kepentingan agar Master Plan BEI 2026-2030 dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi pasar modal Indonesia,” paparnya.
Baca Juga
IPO Jumbo, Dua Emiten 'Lighthouse' Siap Melantai di BEI Awal 2026
Dalam empat tahun ke depan, BEI berharap dapat masuk ke jajaran top 10 bursa dunia, berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi. Hal ini dipercaya akan sekaligus memberi manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional.
Tahun lalu, BEI berhasil mencatatkan 2,2 juta lebih investor baru, sehingga total investor saham dan surat berharga lainnya menjadi 8,59 juta. Sementara, total investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, obligasi, dan reksa dana meningkat 36,67% dibandingkan 2024 menjadi 20,3 juta investor.
Dari sisi partisipasi investor, rata-rata investor yang aktif bertransaksi per 29 Desember 2025 mencapai lebih dari 901 ribu single investor identification (SID) per bulan.
Selain itu, jika dilihat dari tipe investor, porsi transaksi investor ritel masih mendominasi sebesar 49,9%. Dari segi transaksi, investor institusi asing mencetak porsi transaksi lebih dari 36,3% dari total rata-rata nilai transaksi harian hingga November 2025.
Baca Juga
Bos BEI: IHSG Torehkan 24 Kali 'All Time High' Sepanjang 2025
Menurut Iman, pertumbuhan jumlah investor tersebut didukung oleh program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif.
BEI melalui Kantor Perwakilan dan Galeri Investasi BEI selama periode Januari hingga Desember 2025 telah menyelenggarakan 29.474 kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi, secara langsung (offline) dan webinar yang diikuti 2,82 juta peserta.
Selain itu, terdapat 17.575 kegiatan edukasi pasar modal yang dilaksanakan secara virtual melalui media sosial dengan jangkauan audiens 24,09 juta peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, BEI juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi melalui penyelenggaraan kegiatan edukasi secara daring untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di berbagai daerah.

