Bitcoin Konsolidasi di Momen Libur Natal, Stabil di Kisaran US$ 87.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bitcoin (BTC) terpantau diperdagangkan stabil di kisaran US$ 87.000 dalam beberapa hari terakhir, bahkan hingga Sabtu (27/12/2025). Hal ini terjadi, seiring menurunnya aktivitas pasar karena libur Natal.
“Sejak Selasa, volume perdagangan kripto secara harian terus merosot, menyebabkan pergerakan harga menyamping dalam rentang yang sempit,” jelas Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha dalam keterangan yang dikutip pada Sabtu (27/12/2025).
Setelah jatuh dari rekor tertinggi US$ 126.000 pada kuartal terakhir 2025, $BTC kini tertahan di bawah level pembukaan Desember tahun ini yakni US$ 90.000, namun masih mampu menjaga level support di atas US$ 85.000.
Baca Juga
Bitcoin Masih Berpotensi Kembali ke US$ 94.000, Apa Pemicunya?
Performa bulanan mencatat penurunan 3%, sementara secara tahunan (year-to-date) masih terkoreksi 6% akibat pembalikan harga pasca-kuartal ketiga. Total nilai nominal likuidasi kripto sepanjang 2025 melampaui US$ 150 miliar. Data dari CoinGlass menunjukkan rata-rata likuiditas harian berada di angka US$ 400 juta hingga US$ 500 juta.
Jumat (2612/2025) menjadi momen krusial bagi volatilitas pasar kripto. Sebanyak US$ 23,6 miliar kontrak opsi Bitcoin dijadwalkan berakhir, menandai nilai expiry terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah pasar.
Kapitalisasi pasar stablecoin yang didukung emas melonjak hampir tiga kali lipat mencapai US$ 4 miliar tahun ini, didorong kenaikan harga emas dunia. “Dua token utama PAXG dan XAUT saat ini mendominasi hampir 90% dari total pasokan tersebut,” sambung Panji.
Baca Juga
Harga Bitcoin (BTC) Melemah Seusai Cetak Rekor, US$ 100.000 Jadi Tantangan
Di sisi lain, data SoSoValue menunjukkan, Bitcoin Spot ETF mencatatkan tren negatif selama tiga hari berturut-turut dengan total akumulasi net outflow sebesar US$ 506,12 juta.
Penurunan harian terpantau mulai dari US$ 142,19 juta pada 22 Desember, meningkat menjadi US$ 188,64 juta pada 23 Desember, dan ditutup dengan US$ 175,29 juta pada 24 Desember 2025.
Sementara kemarin, Bitcoin gagal menguji level US$ 90.000 meski sempat menyentuh harga US$ 98.360,49 pada pukul 14:30 WIB. Sedangkan dalam 24 jam, Bitcoin tercatat melemah 1,36% menjadi US$ 87.435,16 pada pukul 10:43 WIB dan mencatatkan kapitalisasi pasar US$ 1,75 triliun.

