Kehilangan Tenaga Jelang Libur Nataru, IHSG Melemah 0,37% di Sesi I
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kehilangan tenaga menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan ditutup melemah 0,37% ke level 8.614 pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (23/12/2025).
Pelemahan beberapa saham besar, seperti BUMI sebesar 2% menjadi Rp 386, AMMN 1,9% menjadi Rp 6.375, BBCA turun 1,5% jadi Rp 8.050, dan BMRI terkoreksi 1,5% jadi Rp 5.025 mengiringi koreksi yang melanda IHSG.
Meski begitu, tiga saham seperti INCO, INET dan DEWA justru menguat di tengah pelemahan IHSG. Ketiganya naik masing-masing 15,42%, 5,1%, dan 4,34% menjadi Rp 5.125, Rp 720, dan Rp 600 pada perdagangan sesi I.
“Pelemahan indeks sektoral dipimpin oleh IDX Health dan IDX Finance. Sementara 5 dari 11 indeks sektoral masih mengalami kenaikan,” ujar Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta.
Indeks saham sektor kesehatan melemah 1%, sektor keuangan 0,69%, properti turun 0,52%, sedangkan infrastruktur dan primer turun masing-masing 0,33% dan 0,28%.
Baca Juga
Namun lima sektor saham lain terapresiasi di Sesi I hari ini. Mereka adalah Indeks saham sektor non-primer yang menguat 2,13%, industri naik 1,73%, bahan baku naik 0,8%, sedangkan transportasi dan teknologi naik masing-masing 0,19% dan 0,15%.
Di sisi lain, Mirae Asset Sekuritas mengumumkan bahwa bursa-bursa Asia bergerak bervariasi namun cenderung tipis dengan pasar di Tokyo dan Mumbai yang cenderung melemah.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 36,29 poin (0,42%) dengan total transaksi Rp 24,23 triliun. Kenaikan ditopang penguatan sejumlah saham, seperti saham DSSA melesat 1,17%, EMAS naik 6,67%, INCO naik 8,03%, CMRY menguat 3,26%, HRTA menguat 10,62%.
Penguatan juga didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi naik 2,50%, material dasar 1,94%, konsumer primer 0,80%, kesehatan 0,62%, dan transportasi naik 0,59%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor teknologi, infrastruktur, dan property.
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan pesat, seperti saham PAMG naik 30,30% menjadi Rp 86, NETV naik 25,64% menjadi Rp 147, LRNA naik 25% menjadi Rp 300, SKBM menguat 24,49% menjadi Rp 605, dan DPUM naik 24,32% menjadi Rp 276.
