Adopsi Bitcoin Meroket, Bhutan Alokasikan US$ 1 Miliar untuk Kembangkan Kota Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Tingkat adopsi Bitcoin (BTC) terus meningkat melebihi proyeksi. Saat ini, Bhutan mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan 10.000 BTC untuk membangun Mindfulness City sebagai bagian dari upaya mereka mengembangkan perekonomian.
Negara ini telah meluncurkan program pengembangan yang akan menginvestasikan hingga 10.000 BTC, yang setara dengan hampir US$ 1 miliar, untuk pembangunan Gelephu Mindfulness City (GMC). Dalam pidato hari nasionalnya, Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
“Sebagai Raja Anda, saya harus memastikan bahwa setiap warga Bhutan menjadi penjaga, pemangku kepentingan, dan penerima manfaat dari GMC. Ini untuk rakyat kita, generasi muda kita, dan negara kita,” ujarnya dilansir dari Pintu, Jumat (19/12/2025).
Negara ini memilih untuk berinvestasi besar-besaran dalam Bitcoin terkait dengan proyek infrastruktur di dunia nyata. Pejabat mengatakan bahwa alokasi BTC ini akan memberikan manfaat bagi warga Gelephu Mindfulness City. Ini akan berfungsi sebagai cadangan strategis dan aset produktif.
Baca Juga
6 Negara Pemegang Bitcoin Terbanyak di Tahun 2025, Ada Bhutan hingga Iran
Bhutan berencana menggunakan strategi hati-hati untuk menghasilkan keuntungan sambil menjaga nilai BTC tetap stabil, bukan dengan menjualnya.
Pentingnya tata kelola dan transparansi juga disebutkan. Semua keputusan akan mengikuti aturan yang sama. Penggunaan Bitcoin akan fokus pada pelestarian dan pertumbuhan berkelanjutan dari modal, agar aset ini dapat memfasilitasi pembangunan dengan risiko yang minimal.
Perkiraan menunjukkan bahwa negara ini mengendalikan lebih dari 11.000 BTC secara total, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia, menurut Akham. Pengumuman ini muncul setelah spekulasi sebelumnya tahun ini, ketika data on-chain menunjukkan transfer besar-besaran ratusan BTC dari dompet yang terhubung dengan pemerintah. Namun, pihak berwenang mengatakan bahwa mereka tidak berniat untuk menjual.
Baca Juga
Usai Peretasan Bybit, Kepemilikan Bitcoin Korea Utara Ungguli El Salvador dan Bhutan
Mindfulness City
Untuk mengurangi dampak migrasi pemuda, Gelephu Mindfulness City dibuka pada tahun 2024 dengan tujuan menciptakan lapangan pekerjaan yang menguntungkan di dalam negeri. Kawasan ini juga akan menarik peluang investasi di berbagai bidang.
Kota ini mencakup sekitar 10% dari total luas wilayah negara. Hal ini akan memberikan fleksibilitas dalam regulasi terkait perusahaan fintech dan aset digital untuk mendukung meningkatnya aktivitas penambangan kripto.
Secara mandiri, kota ini akan memulai kebijakan lahan yang unik di mana warganya dipandang sebagai pemegang saham dalam proyek ini. Dengan demikian, masyarakat di negara ini akan dapat menikmati kesuksesan yang dihasilkan.
Selain Bitcoin, negara ini juga telah mengembangkan keberadaannya dalam bidang blockchain. Mereka telah menyaring beberapa aset digital sebagai cadangan strategis mereka.
Kerajaan Bhutan telah mengadopsi penggunaan kripto dalam sektor pariwisata. Negara ini juga telah bekerja sama dengan beberapa bursa terbesar untuk meningkatkan kegunaannya di dunia nyata.

