Perdagangan Rights Issue Tuntas Hari Ini, Saham PIK2 (PANI) bisa Diangkat ke Level Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 berpeluang menguat menuju Rp 18.000 dalam waktu dekat, seiring periode perdagangan rights issue yang akan berakhir hari ini. Penguatan juga didukung masuknya PT Bangun Kosambis Sukses Tbk (CBDK).
Seorang sumber menyebutkan bahwa usai berakhir periode perdagangan rights issue, sejumlah pihak berupaya untuk mengerek naik harga saham PANI, apalagi investor yang telah membeli rights issue. “Selain itu, harga saham PANI selalu menunjukkan kenaikan harga pesat setelah menuntaskan rights issue. Kondisi serupa kemungkinan terjadi kali ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga
PIK2 (PANI) Umumkan Jadwal Rights Issue Rp 15,73 Triliun, Simak Jadwal Berikut
Peluang penguatan harga saham PANI juga didukung ekspektasi peningkatan penjualan atau marketing sales unit property perseroan, apalagi pada kuartal terakhir tahun ini. Penguatan juga didukung pengembangan proyek baru.
PANI sebelumnya meraih restu pemegang saham untuk mengelar right issue sebanyak 6,69% saham dengan harga pelaksanaan Rp 12.975 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup Rp 15,73 triliun.
PT Multi Artha Pratama selaku pengendal yang menguasai 87,78% saham PANI akan melaksanakan haknya dengan rencana membeli sebanyak 385 juta saham setara dengan Rp 4,99 triliun.
Baca Juga
Jelang Rights Issue, Saham PIK2 (PANI) Dilepas Pengendali Rp 2,50 Triliun
PIK2 (PANI) sebelumnya mengumumkan bahwa dana dari rights issue tersebut akan digunakan untuk penambahan saham pada entitas anak perseroan, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Sisanya digunakan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak PANI yang lain, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak Perseroan.
PIK2 (PANI) berencana mengakuisi sebanyak 44,10% saham Bangun Kosambi (CBDK) senilai Rp 16,12 triliun. Akuisisi tersebut akan menjadikan total saham CBDK yang dikuasai PANI bertambah dari semula 45,9% menjadi 90% saham.

