Transaksi Jumbo Saham MR DIY (MDIY) di Negosiasi Hari Ini, Ternyata Restrukturisasi Kepemilikan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id –Transaksi jumbo saham PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY yang terjadi di pasar negosiasi, Rabu (17/12/2025), dipastikan berkaitan dengan restrukturisasi kepemilikan internal, bukan penjualan saham kepada investor baru. Kepastian tersebut disampaikan manajemen MDIY dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari yang sama.
Saham MDIY mencatatkan transaksi di pasar negosiasi, Rabu (17/12/2025), sebanyak 12,7 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 14,0 triliun. Nilai transaksi tersebut setara dengan 54,5% dari kapitalisasi pasar perseroan, sehingga menarik perhatian pelaku pasar.
Dalam dokumen keterbukaan informasi disebutkan, Azara Alpina Sdn. Bhd. telah mengalihkan sebanyak 12,74 miliar saham MDIY kepada sejumlah pihak, yakni MDIH (Singapore) Pte Ltd, Tan Yu Yeh, Suncoast Financial Investment Ltd, Tan Yu Wei, serta beberapa pemegang saham lainnya. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Azara Alpina menjadi nihil.
Baca Juga
Restrukturisasi Saham MDIY Bernilai Rp 13,13 Triliun, Tan Yu Yeh Tetap Pengendali
Sebaliknya, kepemilikan MDIH (Singapore) Pte Ltd meningkat sebanyak 5,2 miliar saham menjadi 8,89 miliar saham atau setara 35,32%. Tan Yu Yeh selaku ultimate beneficial owner (UBO) dan pengendali perseroan juga meningkatkan kepemilikan saham sebanyak 1,65 miliar saham menjadi 3,54 miliar saham atau setara 14,07%.
Kepemilikan Suncoast Financial Investment Ltd bertambah 4,02 miliar saham menjadi 5,83 miliar saham atau setara 23,16%. Sementara itu, Tan Yu Wei menambah kepemilikan menjadi 1,4 miliar saham atau setara 5,58%. Pengalihan saham dari Azara Alpina juga diterima oleh Maya Asia Limited dan Indosiam Pte Ltd, dengan kepemilikan akhir masing-masing sebesar 0,63% dan 0,45%.
Baca Juga
IHSG Sesi I Naik 0,33%, Sejumlah Saham Melesat Dipimpin DPUM hingga NATO
Manajemen MDIY menegaskan seluruh transaksi tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi kepemilikan di antara pemegang saham eksisting. Tidak terdapat penjualan saham kepada pihak eksternal maupun perubahan pemegang saham pengendali akibat transaksi ini.
“Pada tanggal keterbukaan informasi ini, Bapak Tan Yu Yeh baik melalui MDIH (Singapore) Pte. Ltd., Indosiam Pte. Ltd., Sky Venture Ltd., dan melalui kepemilikan secara langsung masih menjadi pemegang saham pengendali dan penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari Perseroan, sehingga tidak terdapat dampak negatif terhadap kegiatan operasional dan hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut.
Sementara itu, analis Alif Ihsanario menilai restrukturisasi kepemilikan semacam ini merupakan hal yang wajar bagi emiten yang telah melantai di bursa. Menurutnya, sejak awal investor telah memahami bahwa Azara Alpina merupakan special purpose vehicle yang dimiliki oleh sejumlah pemegang saham MDIY.
Baca Juga
Daya Intiguna (MDIY) Raup Laba Rp 790 Miliar, Ekspansi Toko Tembus 1.154 Gerai
“Keterbukaan perusahaan menunjukkan aliran saham masih berada dalam lingkup pemegang saham eksisting. Indikasinya kuat bahwa transaksi ini bersifat administratif dan tidak mencerminkan pergeseran kontrol,” ujar Alif.
Ia menambahkan, kejelasan terkait tidak adanya perubahan pemegang saham pengendali memberikan stabilitas bagi pasar serta meminimalkan risiko salah tafsir atas pergerakan saham. “Secara sederhana, UBO masih mengendalikan sekitar 49,91% saham MDIY, sementara kepemilikan investor institusi masih berada di atas 30%,” ujarnya.
Sebelumnya, saham MDIY mencatatkan transaksi bernilai besar di pasar negosiasi pada Rabu (17/12/2025). Sebanyak 12,7 miliar saham berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 14,0 triliun, atau setara sekitar 54,5% dari kapitalisasi pasar perseroan, sehingga menarik perhatian pelaku pasar.

