KOKA Pastikan Rencana Akuisisi oleh Ningbo Lixing Tak Langgar Aturan 'Lock Up' Saham
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) menegaskan bahwa rencana akuisisi oleh perusahaan asal China, Ningbo Lixing Enterprise Management Co., Ltd. (NLEM), tidak akan melanggar ketentuan terkait masa penguncian atau lock up saham.
Manajemen KOKA, William, menjelaskan bahwa setelah akuisisi, struktur kepemilikan tidak mengalami perubahan signifikan karena Pemegang Saham Pengendali (PSP) tetap dimiliki oleh Gao Jing. Kehadiran NLEM justru akan memperbesar porsi saham yang dikunci menjadi 78,5 persen dari sebelumnya 42 persen.
“Pengendali di sini tidak berubah, tapi kita menambah pengendali. Lock up kita tambah dari yang sebelumnya 42 persen kita tambahnya jadi 78,5 persen. Nah, ini kita sudah ajukan ke Bursa untuk di-review dan diberikan approval,” ujar William dalam paparan publik secara daring, Selasa (14/10/2025).
William menambahkan, proses permohonan akuisisi telah disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia memperkirakan proses tersebut dapat rampung dalam dua hingga tiga bulan, tergantung kecepatan persetujuan dari otoritas bursa.
“Kalau mungkin boleh memprediksi ya mungkin 2 sampai 3 bulan, tapi tergantung seberapa cepat BEI memberikan approval. Untuk saat ini cuma itu yang bisa saya informasikan kepada publik terkait timeline,” jelasnya.
Baca Juga
Namun demikian, hingga saat ini manajemen KOKA belum menerima tanggapan resmi dari BEI, baik terkait permohonan akuisisi oleh NLEM maupun pembukaan kembali perdagangan saham KOKA yang masih disuspensi.
“Persetujuan untuk mengizinkan NLEM sebagai pengendali bersama ini juga kita lagi nunggu, kita sudah sampaikan. Kita sudah sempat hearing ketemu dengan Bursa, jadi tunggu kabar dari sana. Saat ini kita belum dapat informasi baik tulisan maupun lisan dari Bursa terkait masalah pembukaan suspensi dan persetujuan penambahan pengendali,” tutur William.
Dalam prospektus Initial Public Offering (IPO), KOKA sebelumnya berkomitmen mempertahankan lock up saham minimal lima tahun sejak IPO pada Oktober 2023.
BEI sempat menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham KOKA pada 18 September 2025, setelah pengumuman rencana akuisisi oleh NLEM yang dinilai berpotensi melanggar komitmen tersebut. Perdagangan saham sempat dibuka kembali pada 26 September, namun kembali disuspensi pada 6 Oktober 2025. Sebelum penghentian perdagangan, saham KOKA tercatat melonjak hingga 331,58 persen ke level 410 dalam sebulan terakhir.

