WSBP Tuntaskan Konversi Utang Rp 3,2 Triliun, Restrukturisasi Melesat & Siapkan Babak Baru Pemulihan
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatat kemajuan signifikan dalam proses restrukturisasi yang menjadi fokus utama pemulihan kinerja perseroan. Manajemen memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, mulai dari pembayaran kewajiban hingga konversi utang.
Direktur Utama WSBP Anak Agung Gede Sumadi mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan enam kali pembayaran kepada para kreditur dengan total nilai Rp 542 miliar, khusus untuk porsi pembayaran tunai.
Baca Juga
“Perkembangan restrukturisasi WSBP sudah berjalan baik. Kami telah melakukan pembayaran sebanyak enam kali kepada seluruh kreditor dengan total Rp 542 miliar untuk porsi cash,” ujarnya dalam paparan publik virtual, Rabu (10/12/2025).
Sumadi menjelaskan seluruh obligasi senilai Rp 1,85 triliun telah berhasil dikonversi sepenuhnya. Proses konversi utang tender menjadi ekuitas juga hampir final. Dari total Rp 1,7 triliun, sebanyak Rp 1,5 triliun telah menjadi ekuitas, menyisakan Rp 167 miliar yang kini dalam tahap penyelesaian.
Sebagai bagian dari lanjutan restrukturisasi, WSBP menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 2 Desember 2025. Agenda mencakup evaluasi kinerja pascarestrukturisasi, arah strategi bisnis, hingga pengajuan waiver sejumlah covenant dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Mayoritas pemegang obligasi menyetujui penangguhan sementara kewajiban pemenuhan beberapa rasio keuangan untuk laporan konsolidasi tahun buku 2025 dan 2026, antara lain Current Ratio minimal 1,0x, Debt to Equity Ratio maksimal 2,5x, serta Debt Service Coverage minimal 100%.
Baca Juga
Rebound IHSG Berlanjut di Sesi II, Saham MORA hingga BRPT masih Jadi Penopang
“RUPO merupakan forum penting untuk menjaga komunikasi terbuka antara WSBP dan pemegang obligasi, sekaligus memastikan transparansi atas kondisi usaha dan langkah pemulihan yang sedang dijalankan,” terang Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto.
Ke depan, WSBP menegaskan fokus pada penguatan pangsa pasar melalui penggarapan proyek berkualitas, pengembangan produk beton inovatif, serta optimalisasi layanan konstruksi. Perseroan juga mengakselerasi efisiensi melalui rasionalisasi organisasi, digitalisasi proses bisnis, serta program asset disposal untuk memperkuat struktur keuangan.

