Penurunan Drastis Aset Kripto di Kuartal IV 2025, Ini Daftar Koin yang Berkinerja Buruk
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kuartal IV 2025 menjadi saksi bisu penurunan tajam nilai beberapa proyek aset digital berkapitalisasi besar. Menurut data terbaru dari CryptoRank.io, sepuluh token dengan kapitalisasi pasar di atas US$ 500 juta mengalami penurunan harga yang signifikan. Kondisi ini mencerminkan fase repricing yang kuat di pasar kripto, yang mempengaruhi berbagai kategori aset.
Dalam hal ini, token $IP mencatat penurunan paling drastis dengan turun sebesar 72% selama periode yang dilacak. Saat ini, $IP diperdagangkan pada harga $2,18, menunjukkan penurunan 4,78% dalam 24 jam terakhir.
Diikuti oleh $ENA yang turun 64%, serta $TIA dan $RENGU yang masing-masing turun 62%. Keempat proyek ini menempati posisi teratas dalam daftar penurunan terbesar yang dirilis pada 5 Desember 2025.
Baca Juga
Token $CRO juga mengalami penurunan signifikan sebesar 61%, dengan harga terkini di $0,1037. Melansir dari Pintu, Senin (8/12/2025), penurunan ini merupakan bagian dari tren negatif yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Lalu, $FET mengikuti dengan penurunan 60%, sementara $ARB dan $APT masing-masing mencatat kerugian 57%. $INJ dan $OP melengkapi daftar dengan penurunan 56% masing-masing.
Faktor Penyebab Penurunan
Meskipun CryptoRank tidak menyediakan detail spesifik mengenai penyebab penurunan masing-masing aset, data menunjukkan bahwa semua proyek mengalami kerugian lebih dari 50%. Ini menandakan bahwa repricing terjadi secara luas di berbagai kategori pasar, bukan hanya pada aset tertentu.
Penurunan ini juga bertepatan dengan periode ketika beberapa dana mengurangi posisi mereka di token kapitalisasi menengah selama fluktuasi harga yang tinggi. Kondisi pasar yang volatil ini menciptakan tekanan tambahan ke bawah.
Baca Juga
Firma Terbesar Dunia "PwC" Sebut Era Baru Kripto Dipimpin "Hedge Fund”
Analisis lebih lanjut mungkin mengungkapkan bahwa kombinasi dari faktor eksternal dan internal berkontribusi pada tren negatif ini. Namun, satu hal yang jelas adalah bahwa musim gugur 2025 telah menjadi periode koreksi besar untuk altcoin dengan kapitalisasi pasar besar.
Lebih lanjut, penurunan tajam ini menandai retraksi besar dari tingkat valuasi tinggi yang sebelumnya dinikmati oleh banyak token. Ini mungkin menandakan perubahan paradigma dalam evaluasi aset kripto oleh investor dan pasar secara keseluruhan. Selain itu, periode ini mungkin memberikan pelajaran penting tentang volatilitas dan risiko yang terkait dengan investasi di aset kripto.
Pasar mungkin akan membutuhkan waktu untuk stabil dan mungkin melihat adanya perubahan strategi oleh investor dan pengelola dana. Kondisi ini juga bisa menjadi peluang bagi investor yang mencari harga masuk yang lebih rendah, meskipun penting untuk melakukan due diligence yang menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

