Mentan Amran: Kadin Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi dan Solusi Permanen Atasi Kemiskinan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan peran strategis Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kemampuan negara dalam mendorong ekonomi memiliki batas, sementara sektor usaha memiliki potensi besar menciptakan lompatan ekonomi.
Dia menilai pengusaha, khususnya anggota Kadin, memegang peran penting dalam membuka lapangan kerja dan mengakselerasi pertumbuhan. “Kadin adalah motor penggerak ekonomi Indonesia, karena anggaran APBN dan APBD itu terbatas. Jadi yang harus bergerak aktif adalah para pengusaha kita,” ujarnya dalam Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga
Target Swasembada Pangan, Mentan Fokus Genjot Produksi Padi, Jagung, dan Komoditas Strategis di 2026
Ia menjelaskan, dengan 9.850 anggota Kadin, jika masing-masing menyerap 100 tenaga kerja, maka 36 juta pengangguran dapat terserap. Angka tersebut melampaui jumlah penduduk miskin yang mencapai 23 juta dan pengangguran sekitar 7 juta orang. “Republik ini selesai dalam satu atau dua tahun di tangan Kadin. Pengangguran dan kemiskinan bisa kita atasi,” tegasnya.
Amran juga menyoroti hambatan perizinan yang kerap memperlambat aktivitas usaha. Ia mencontohkan Uni Emirat Arab dan Vietnam yang mampu menyelesaikan proses administrasi dalam 1–2 jam. Menurutnya, penyederhanaan perizinan adalah kunci agar pelaku usaha dapat fokus berproduksi.
Baca Juga
Mentan Amran Genjot Hilirisasi Rp 371 Triliun, Kelapa & Gambir Jadi Andalan Nilai Tambah Nasional
Transformasi OSS di Kementerian Pertanian menjadi bukti bahwa penyederhanaan regulasi mampu menggandakan investasi sektor pertanian. “APBN itu hanya stimulus. Yang paling sulit adalah kalau izin tidak selesai,” ujarnya.
Amran turut mengapresiasi kontribusi Kadin terhadap meningkatnya tenaga kerja nasional, dari 146 juta menjadi 153 juta orang. Ia menegaskan pemerintah akan terus mendukung penuh pelaku usaha, karena mereka adalah pencipta lapangan kerja terbesar di Indonesia.

