WEGE Bidik Kontrak Baru Rp 3 Triliun pada 2026, Fokus Konstruksi dan Strategi Integrator
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 3 triliun pada tahun 2026. Target ini sejalan dengan fokus perseroan yang tetap berada pada bisnis inti sebagai kontraktor.
Direktur WEGE Tomo Dwi Hasputro menyampaikan bahwa fokus konstruksi akan tetap mendominasi strategi bisnis perusahaan tahun depan. “Tahun depan kita menargetkan Rp 3 triliun, kurang lebih itu. Karena kita konstruksi, masih dengan bisnis konstruksinya,” ujarnya dalam paparan publik virtual, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga
WEGE Raup Pendapatan Rp 1,17 Triliun, Tapi Rugi masih Berlanjut
Tomo menjelaskan bahwa komposisi proyek pada 2026 masih akan bertumpu pada proyek-proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan porsi terbesar dibandingkan sumber lainnya. Sementara itu, kontribusi dari sektor swasta diperkirakan berada di kisaran 5–10%.
Meski begitu, WEGE tidak hanya mengandalkan tender konvensional sebagai sumber kontrak baru. “Kita tidak hanya selalu mengikuti tender secara konvensional. Salah satu strateginya memang kita harus diversifikasi,” tegasnya.
Sebagai bagian dari agenda transformasi, WEGE mulai mengadopsi peran sebagai integrator dalam pengembangan proyek. Perseroan akan menggagas proyek baru melalui kolaborasi dengan mitra strategis, termasuk investor yang memiliki kapasitas pendanaan dan keahlian sesuai kebutuhan proyek.
Baca Juga
Bursa Asia Bergerak Bervariasi, Inflasi Tokyo Tekan Indeks Nikkei 225
“Bagian dari transformasi, kita akan melakukan sebagai integrator. Salah satunya membuat sebuah proyek baru dengan menggandeng mitra investor. Skema ini akan kita terapkan pada 2026,” kata Tomo.
Dengan strategi kombinasi antara proyek APBN, diversifikasi tender, dan peran baru sebagai integrator, WEGE optimistis dapat mencapai target kontrak baru yang dicanangkan untuk 2026.

