IHSG Dibuka Naik Tipis 9 Poin, Sektor Bank Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/11/2025), dibuka menguat tipis 9,2 poin (0,11%) menjadi 8.611. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas indeks saham Asia.
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti material dasar, energi, konsumer non primer, teknologi, keuangan, dan kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer.
Baca Juga
RAJA Tancap Gas! Ekspansi Hulu–LNG Dongkrak Target Harga Jadi Rp 7.900
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lomptan harga, yaitu CTBN melesat 19,81% menjadi Rp 6.350, JAWA naik 9,82% menjadi Rp 246, MLPT naik 9,04% menjadi Rp 81.750, DNAR naik 8,87% menjadi Rp 270, dan PNBN naik 6,09% menjadi Rp 1.220.
Kemarin, IHSG ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) dengan kenaikan 80,25 poin (0,94%) menjadi 8.602. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 550,45 miliar terbanyak BBRI Rp 531,92 miliar, BBCA Rp 222,91 miliar, dan SMGR Rp 183,36 miliar.
Baca Juga
BBKP Masuk Fase Pertumbuhan, Target Harga Saham Bisa Menuju Rp 100
Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham sektor energi naik 2,34%, sektor material dasar menguat 1,68%, keuangan 1,96%, sektor infrastruktur 1,12%, konsumer primer 0,69%, dan teknologi 0,67%. Sedangkan sektor kesehatan turun tipis 0,06%.
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JAWA naik 34,94% menjadi Rp 224 dan DNAR menguat 34,78% menjadi Rp 248. ARA juga melanda saham MINA sebanyak 25% menjadi Rp 300, CASA menguat 25% menjadi Rp 1.525, BHAT melesat 24,91% menjadi Rp 1.780, dan RAJA melesat 19,82% menjadi Rp 6.500. Meski tak ARA, saham UNTD melesat 33,70% menjadi Rp 123, SSTM naik 24,72% menjadi Rp 1.690, BOGA menguat 22,17% menjadi Rp 1.240, dan PURI melesat 19,89% menjadi Rp 434.

