Bank Nasional Ceko Rilis Proyek Percontohan Aset Digital Senilai US$ 1 Juta, Termasuk Bitcoin dan Stablecoin
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank Nasional Ceko (Czech National Bank/CNB) resmi meluncurkan proyek percontohan aset digital senilai US$ 1 juta yang mencakup investasi pada Bitcoin, satu stablecoin yang dipatok ke dolar AS, serta deposito bank yang ditokenisasi.
Melansir CryptoNewsFlash, Selasa (18/11/2025), inisiatif yang diumumkan pada 13 November ini menjadi tonggak sejarah, karena untuk pertama kalinya sebuah bank sentral secara langsung mengakuisisi aset kripto untuk tujuan pengujian operasional.
Langkah tersebut mengikuti laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa CNB sempat mempertimbangkan investasi Bitcoin dalam skala besar setelah menemukan selisih dalam cadangan. Melalui pilot ini, CNB ingin menguji integrasi teknologi blockchain ke dalam sistem moneter tradisional secara lebih terukur.
Baca Juga
Bank Nasional Ceko Tambah Investasi di Palantir dan Coinbase, Soroti Minat pada AI dan Kripto
Portofolio uji coba ini tidak hanya berisi Bitcoin, tetapi juga stablecoin berbasis dolar serta deposito tokenisasi yang memungkinkan pencatatan kepemilikan secara digital. Sebagai bagian dari program, CNB turut memperkenalkan ‘CNB Lab’, sebuah pusat inovasi internal yang berfokus pada eksplorasi blockchain, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), hingga teknologi pembayaran instan.
Laboratorium tersebut akan mensimulasikan beragam kasus penggunaan nyata, termasuk obligasi koruna Ceko ter-tokenisasi yang dapat dibayarkan hanya dalam satu ketukan melalui ponsel, mulai dari transaksi kecil seperti pembelian kopi hingga aktivitas investasi.
CNB juga menyatakan akan merilis laporan transparansi aset digital setiap kuartal, serta melakukan evaluasi komprehensif dalam kurun dua hingga tiga tahun untuk menilai kelayakan jangka panjang dan skalabilitas teknologi tersebut.
Inisiatif ini menandai perubahan pendekatan bank sentral terhadap aset digital. Mereka kini tak lagi sekadar mengamati perkembangan industri kripto, melainkan mulai memegang, menguji, dan membangun pemahaman operasional secara langsung. Langkah ini diperkirakan dapat mendorong bank sentral lain di Eropa untuk mengikuti.
Baca Juga
Ethereum Jatuh ke Level Terendah 4 Bulan Kini Harganya di Bawah US$ 3.000
Pelemahan Bitcoin di bawah level US$ 100.000 memunculkan kekhawatiran jangka pendek, tetapi indikator sentimen menunjukkan potensi pembalikan arah. Data Santiment memperlihatkan lonjakan ketakutan ekstrim di media sosial pada 6–14 November, pola yang secara historis sering menandai fase kapitulasi dan akumulasi oleh investor jangka panjang maupun institusi.
Melirik data CoinMarketCap, Selasa (18/11/2025), harga Bitcoin berada di level US$ 91.957,55 pada pukul 08.07 WIB, atau turun 3,27% dalam 24 jam terakhir.

