Kekosongan Data Ekonomi AS Guncang Pasar Kripto, Likuidasi Capai Ratusan Juta Dolar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar aset berisiko termasuk kripto terpukul menyusul konfirmasi dari Gedung Putih bahwa indikator ekonomi penting AS, termasuk laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) dan laporan pekerjaan Oktober, kemungkinan besar tidak akan pernah dirilis.
“Absennya data resmi, yang merupakan dampak dari government shutdown enam pekan, membuat para pembuat kebijakan di Federal Reserve (The Fed) harus membuat keputusan moneter yang kritis, seperti menahan atau menyesuaikan suku bunga, tanpa memiliki panduan ekonomi yang penting,” papar Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha, Kamis (13/11/2025).
Juru Bicara Gedung Putih bahkan menyebutkan, hal itu membuat The Fed ‘terbang buta pada periode kritis’ atau flying blind at a critical period.
Baca Juga
Edukasi Kripto Gratis dari CryptoWave, Solusi untuk Hadapi 'Crash' Pasar Kripto
Pelaku pasar merespons ketidakpastian tersebut, salah satunya dengan melakukan likuidasi masif. Merujuk data Coinglass pasar derivatives mengalami kerugian signifikan dengan total likuidasi mencapai US$ 562,17 juta dalam 24 jam terakhir yang didorong oleh volatilitas pasar.
Mayoritas kerugian berasal dari posisi long atau taruhan kenaikan harga sebesar US$ 456,11 juta, jauh melampaui likuidasi posisi short yang sekitar US$ 106,06 juta. “Dominasi likuidasi long ini menegaskan sentimen pasar yang terkejut oleh penurunan harga mendadak,” menurut Panji.
Baca Juga
Di saat kripto menunjukkan sentimen bearish, investor emas justru menuai keuntungan. Harga emas yakni $PAXG & $XAUT melonjak 2% di tengah kekosongan data, karena investor mencari aset aman atau safe haven.
Panji pun menyimpulkan, pembukaan kembali pemerintahan AS, tidak serta merta memicu reli di pasar kripto meski positif bagi ekonomi. Sebaliknya, pasar bereaksi terhadap ketidakpastian moneter yang berkepanjangan akibat pembatalan data CPI dan pekerjaan.
“Pasar memilih untuk menarik diri di tengah kekosongan panduan ekonomi yang dapat memengaruhi keputusan The Fed,” imbuh Panji.
Analisa saham dan kripto dengan mudah dan cepat dengan InvestingPro, dapatkan diskon tambahan khusus untuk pembaca Investortrust, klik di sini

